Sekelompok Pemuda di Gresik Dirikan Pasar Gratis, Warga Boleh Ambil Barang Cuma-cuma

    Berita Baru, Gresik – Sekelompok pemuda di Kabupaten Gresik mendirikan Pasar Gratis di Lapangan Desa Bungah, Kecamatan Bungah, Gresik. Warga yang kesulitan ekonomi terlebih di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini bisa mengambil barang secara cuma-cuma tanpa dipungut biaya.

    Buka setiap sore hingga malam, mereka menyediakan aneka barang bekas seperti baju, kaos, celana, jaket, kerudung, tas, topi, sepatu. Ada juga masker dan hand sanitizer.

    Warga pun banyak yang datang untuk memilah dan memilih barang di lapak gratis ini. Meski gratis, warga hanya dibatasi mengambil barang secukupnya sesuai kebutuhan.

    Basuki (51), salah satu pengunjung asal Lamongan mengaku senang dengan adanya pasar gratis ini, ia hanya mengambil kemeja lengan pendek setelah lama memilih barang.

    “Saya kira dijual ternyata gratis, saya sangat senang adanya pasar gratis yang disediakan kelompok pemuda ini, sangat membantu warga dan keluarganya apalagi ditengah pandemi saat ini,” kata Basuki.

    Salah satu anggota kelompok pemuda tersebut, Angga mengatakan, sebanyak 8 orang yang tergabung dalam Solidarita bergerak menjalankan pasar gratis ini, gerakan ini bertujuan membantu warga yang kurang mampu secara ekonomi, khususnya tukang ojek, kuli bangunan, pedagang kaki lima, orang jalanan.

    “Kami ingin membantu warga khususnya bagi yang kurang mampu secara ekonomi, apalagi ditengah situasi pandemi saat ini,” ungkap Angga.

    Angga mengaku, pihaknya mendapatkan barang-barang dari sumbangan warga dan teman-teman, mereka juga melakukan penggalangan melalui medsos baik Fb, Twitter, IG.

    “Sementara buka di satu titik, selain dari sumbangan teman-teman, barang-barang kita dapatkan dari penggalangan melalui medsos baik Fb, Twitter, IG, kemudian kita salurkan dengan menggelar pasar gratis,” tandasnya.

    Ia dan teman-temannya berharap gerakan ini bisa terus berkembang dan konsisten, sehingga bisa lebih banyak memberikan manfaat kepada masyarakat.

    “Dengan jargon ‘Dari Rakyat Bantu Rakyat’, kami berharap gerakan ini bisa lebih berkembang dan konsisten, sehingga bisa lebih banyak memberikan kemanfaatan untuk masyarakat,” harapnya.

    Facebook Comments
    - Advertisement -

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini