Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Helmi Felis dan Budiman Sudjatmiko
Helmi Felis dan Budiman Sudjatmiko. (Foto: Istimewa)

Sebut Soekarno Pemimpin Gagal, Helmi Felis Diajak Ketemu Budiman Sudjatmiko



Berita Baru, Jakarta – Mantan aktivis 98, Budiman Sudjatmiko dengan tegas mengatakan ingin bertemu pengiat media sosial Helmi Felis, lantaran menyebut Soekarno adalah pemimpin yang gagal dan tak lebih hanya seorang orator ulung.

“Saya ingin ketemu Helmi Felis (dan saya yakin bisa ketemu). Saya ingin jumpa orang yang cara berpikirnya lebih terbelakang dari saya, saat usia saya kurang dari 7 tahun (saat itu nama Soekarno kukira nama adiknya kakekku),” tulis Budiman dalam akun Twitter-nya, Minggu (6/2).

Sebab bagi Budiman, pemikiran Soekarno sangat berpengaruh dalam perjalanan hidupnya. Bahkan ia mengaku, sewaktu sekolah tidak segan melawan guru-gurunya yang memburukkan nama Soekarno.

“Dan setelah saya tahu Soekarno, saya saat itu melawan bahkan guru-guru yang memburukkan namanya. Resikonya? Saya dicap anti Orde Baru, anti pembangunan,” ungkapnya.

Dalam cuitan-nya, Budiman menyindir, keinginannya untuk bertemu Helmi Felis adalah untuk mengenang cara pikir orang-orang yang tidak tahu Soekarno dan dirinya sebelum usia 7 Tahun.

“Nah saya jadi ingin mengenang bagaimana cara berpikir orang yang tak tahu Soekarno untuk mengenang diriku sebelum usia 7 tahun,” ujar Budiman.

Menanggapi cuitan Budiman, Helmi Felis membalas, “Anda kagumi Soekarno silahkan, tidak ada yang larang. Saya tidak mengaguminya. Selesai urusan,” tulisnya. 

“Di usia anda yang baru 7 tahun anda lebih pintar dari saya? Bud, sampean ini punya mimpi Bukit Algoritma, please yang masuk akal kalo bicara,” tambah Helmi Felis.

Sebelumnya, pada Sabtu (5/1), Helmi Felis, melalui akun Twitter-nya @Helmi_Felis memberikan retweet with comment pada unggahan video Habib Rizieq yang diunggah oleh akun @AkungAruna.

Dalam video itu, Habib Rizieq menceritakan sosok Bung Karno yang pernah meminta agar sila pertama Pancasila tidak diletakkan di urutan pertama.

“Ada hal yang perlu diingat, bahwa redaksi, usulan, yang diajukan oleh Bung Karno, sila ketuhanan itu ada di sila terakhir, sila kelima. Ini ditolak oleh ulama yang ikut serta dalam sidang BPUPKI,” ujar Habib Rizieq dalam video.

Merespon unggahan video itu, Helmi Felis mengatakan bahwa Soekarno tak lebih dari seorang orator ulung. “Banyak orang mengagumi Soekarno, saya tidak,” ujar Helmi menegaskan.

Bahkan, Soekarno dinilai menjadi sosok pemimpin yang gagal membuat Indonesia gagal bersatu. “Soekarno bagiku salah satu pemimpin yang gagal membuat Indonesia bersatu, bahkan cenderung tercerai berai. Ada banyak orang kagumi beliau,” tukasnya.