Sandiaga Uno Harap KPK Kawal Program Kemenparekraf

-

Berita Baru, Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengawal seluruh program Kemenparekraf pada 2021. 

Hal tersebut disampaikan Sandiaga saat berkunjung ke Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, untuk beraudiensi langsung dengan pimpinan lembaga anti-rasuah itu pada Kamis, 21 Januari 2021.

“Kami menyampaikan keinginan untuk meningkatkan program pendampingan oleh KPK kepada Kemenparekraf untuk tahun 2021. Kami akan fokus agar program-program kita tepat sasaran, tetap manfaat, dan tepat waktu,” kata Sandi dikutip kanal Youtube KPK RI, Kamis (21/1).

Sandiaga menyebut, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif memberikan kehidupan bagi 34 juta rakyat Indonesia. Oleh sebab itu, seluruh program yang dicanangkan Kemenparekraf bisa dinikmati hasilnya masyarakat. 

Apalagi, banyak lapangan kerja yang terdampak diakibatkan di tengah pandemi Covid-19, yang mengakibatkan terpuruknya ekonomi. Oleh karena itu, Sandiaga serta pihaknya akan bekerja dengan cepat untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

“Oleh karena itu kami di Kemenparekraf akan bergerak cepat, gerak bersama, dan pastikan bahwa kita gas pol dalam melakukan program-program yang membantu masyarakat. Tentunya dengan aspek tata kelola yang baik atau good government mengedepankan integritas transparansi, akuntabilitas, dan awareness,” ujar Sandiaga. 

Lebih lanjut, Sandiaga mengucapkan terima kasih kepada KPK yang memberikan arahan sebagai narasumber dalam program yang digagas Kemenparekraf yakni program pendidikan anti korupsi di proyek pariwisata. 

Sementara itu, di kesempatan yang sama, Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar menyambut baik permohonan Sandiaga terkait pendampingan tersebut. 

Menurut Lili pengawasan proyek penting untuk mencegah praktik korupsi. Sebab, kata dia, KPK tidak ingin ada lagi kasus korupsi di kementerian.

“Pendampingan dalam arti hal yang bisa menghindari menteri dan semua jajarannya dari hal-hal tidak diinginkan agar menjadi contoh untuk beberapa kasus yang kemarin,” kata Lili.

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

Facebook Comments