Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Sampaikan LKPJ 2020, Wabup Bu Min Komitmen Genjot Ekspor Komoditi dan Kemiskinan

Sampaikan LKPJ 2020, Wabup Bu Min Komitmen Genjot Ekspor Komoditi dan Kemiskinan



Berita Baru, Gresik – DPRD Kabupaten Gresik menggelar rapat paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2020 di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Gresik, Senin (22/3).

Rapat yang dipimpin oleh Dua Wakil Ketua DPRD Gresik, yakni Nur Hamim dan Mujid Ridwan itu dihadiri Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah dan seluruh jajaran anggota DPRD Gresik.

Untuk diketahui LKPJ merupakan laporan penyelenggaraan pemerintahan diakhir masa jabatan yang disampaikan kepala daerah kepada DPRD.

Dalam penyampaiannya, Wabup Bu Min memberikan berbagai catatan yang berkaitan dengan agenda pembangunan baik Sumber Daya Manusia (SDM) maupun infrastruktur, khususnya yang berkaitan dengan Anggaran Pendapatan Daerah (APBD).

Bahkan, beberapa persoalan menjadi sorotan khusus bagi Wabup Bu Min, diantarnya meningkatnya angka kemiskinan di Kabupaten Gresik mencapai 12,40 persen diatas rata-rata di Jawa Timur yang hanya mencapai 11,09 persen, dan nasional sebesar  9,75 persen,” kata Wa Bup Bu Min.

Selain itu, Wabup Bu Min menyampaikan, dari 14 sasaran pembangunan dengan 22 kinerja sasaran, 17 indikator dinilai sangat tinggi, 2 indikator dinilai tinggi, 2 indikator dinilai sedang, dan 1 indikator dinilai rendah.

“1 Indokator yang masih rendah yakni pertumbuhan ekspor komoditi barang,” kata dia.

Dijelaskan Bu Min, bahwa pertumbuhan ekspor komoditi barang di tahun 2020 mengalami penigkatan sebesar 10,62 persen dibandingkan running dasar perencanaan 2016, namun mengalami penurunan sebesar 13,83 persen akibat pandemi,” terangnya.

Wabup Bu Min berharap, kedepan nilai ekspor bisa terus meningkat, sehingga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, serta pemulihan ekonomi bisa terwujud,” harapnya.

Beberapa indikator lain pun tak lepas dari sorotan Wabup Bu Min. Ia berharap kedepan indikator yang masih berstatus rendah bisa ditingkatkan oleh pemerintah melalui jajaran OPD di Kabupaten Gresik.