Sambil Bersepeda, Cara Jitu Bupati Gresik Gus Yani Serap Aspirasi Warga

    Berita Baru, Gresik – Baru saja dilantik, Bupati Gresik H Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) langsung tancap gas bergerak menyerap aspirasi masyarakat Kabupaten Gresik. Kali ini, Bupati millenial itu menemui para pedagang kaki lima (PKL) yang berdagang di Alun-alun Gresik dekat dengan Pendopo dan rumah dinas Bupati Gresik. Sembari berjalan kaki menuntun sepeda berwarna merah. Gus Yani menemui para pedagang kaki lima.

    Gus Yani juga menyempatkan berhenti sejenak mendengar apa yang diinginkan oleh para pedagang dan juga pembeli. Mulai dari pedagang makanan, mainan dan juga pengunjung. Kemudian, Gus Yani duduk bersila di Alun-alun bersama para perwakilan pedagang.

    Mohammad Yasin, salah satu PKL di Alun – alun yang menyewakan mainan anak-anak mengaku pemasukannya kembang kempis selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Dia berharap pedagang bisa berjualan setiap hari untuk mensiasati adanya pembatasan jam malam pukul 21.00. Dalam sepekan, para PKL hanya berjualan pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu saja. Yasin mengaku ikut menjaga kebersihan sebelum dan sesudah jualan. Dia ingin diberi fasilitas tenda yang seragam.

    “Total ada 150 PKL resmi disini, kami maunya bisa jualan setiap hari. Ada tempat di Alun-alun, tidak memakan hak jalan, dibuatkan tenda yang seragam. Satu lagi Gus, jangan ada lagi penggusuran,” ujarnya.

    Beberapa perwakilan pedagang juga menanyakan bantuan UMKM, karena ada yang tidak dapat. Pembatasan jam malam pukul 21.00 Wib, membuat para pedagang ingin berjualan lebih dari tiga hari di kawasan Alun-alun. Mereka siap ditata dan divaksinasi agar bisa meyakinkan pembeli bahwa membeli di PKL itu aman.

    Salah satu pembeli bernama Iis, warga Gresik Kota Baru setuju dengan rencana penataan PKL dan vaksinasi kepada para pedagang. Menurutnya, hal ini membuat para pedagang lebih nyaman berjualan dan pembeli merasa aman.

    “Saya setuju pedagang divaksin, biar kami pembeli juga merasa aman. Lebih bagus ditata, ada tempat karena kalau di tepi jalan kasihan digusur,” terangnya saat berbincang dengan Gus Yani di depan pedagang aksesoris.

    Sembari memesan jus alpukat dan pentol, Gus Yani memerintahkan jajarannya agar memfasilitasi para PKL untuk dilibatkan dalam kegiatan di Pendopo. PKL yang berjualan nasi goreng, bakso , pentol dan lain sebagainya bergiliran masuk pendopo saat ada kegiatan. Dia menanyakan jumlah pasti PKL yang terdaftar untuk difasilitasi di Alun-alun, vaksinasi dan branding agar lebih ramai.

    “Saya ingin berinteraksi langsung dengan teman PKL Alun-alun, mereka bagian masyarakat Gresik harus dilayani dengan baik. Tidak hanya PKL saja, ini menjadi daya tarik masyarakat Gresik bisa mencari hiburan di hari libur dengan keluarga, jalan-jalan santai dan mencoba kuliner di Alun-alun. Yang mau main sepakbola juga bisa di Alun-alun,” terangnya.

    Aspirasi dari para PKL ini, akan dibawa ke dalam hari pertama masuk kantor. Menurutnya, ini merupakan tugas pemerintah menata para pedagang.

    “Penataan PKL di Alun-alun, kami tawarkan ditata dengan baik kita tunjang vaksinasi yang diprogramkan pemerintah pusat ke daerah. Kita berikan vaksin, kita sosialisasikan kepada mereka vaksin itu aman sehat dan halal, tidak ada efek samping. Kepercayaan masyarakat akan timbul, kawasan bersih rapi dan sehat. Maka pertumbuhan perekoniman teman-teman PKL. Masyarakat tidak perlu was-was berkunjung ke Alun-alun. Ini akan menjadi bekal saya, senin besok masuk kantor hari pertama,” imbuhnya.

    Gus Yani juga mengingatkan para pedagang untuk disiplin dalam menggunakan masker. Senin (29/2) menjadi hari pertama Gus Yani  dan Aminatun Habibah atau Bu Min masuk kantor hari pertama setelah dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik.

    Facebook Comments
    - Advertisement -

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini