Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Rolls-Royce
Rolls-Royce Bangun Pesawat Listrik dan Sistem Sel Bahan Bakar Bebas Emisi/Doc. Autoevolution

Rolls-Royce Bangun Pesawat Listrik dan Sistem Sel Bahan Bakar Bebas Emisi

Berita Baru, Inovasi – Di tengah gencarnya kampanye bebas emisi, salah satu produsen mobil mewah, Rolls-Royce mempersiapkan sistem sel bahan bakar MTU terbaru. Pioner Sistem Sel Bahan Bakar MTU Bebas Emisi ini diperkenalkan pada acara COP 26 UN Climate Change Conference yang berlangsung 31 Oktober hingga 12 November. Inovasi perusahaan yang berbais di Inggris ini membuka jalan menuju pasokan energi masa depan dengan nol emisi.

Rolls-Royce memperluas penawaran mesin gas MTU di kisaran megawatt yang ditampilkan pada acara yang berlangsung di Glasgow tersebut. Sistem MTU yang baru ini adalah bagian dari program perlindungan iklim Rolls-Royce Net Zero di Sistem Tenaga, yang berupaya mencapai netralitas karbon pada tahun 2050.

Menurut laporan Autoevolution, Rolls-Royce mengungkapkan bahwa MTU mampu menghasilkan energi listrik bersih. Sel bahan bakar dapat dioperasikan dengan hidrogen hijau dan kemudian mengeluarkan tidak lebih dari uap dan sedikit panas. Rolls-Royce berencana membawa sistem bebas CO2 dalam kisaran megawatt ke pasar untuk pasokan listrik berkelanjutan pada tahun 2025.

Selain itu, perusahaan juga mengembangkan mesin hidrogen dan metanol, dan sedang mencari pembangkit listrik-ke-X yang terdesentralisasi sebagai bagian dari program Net Zero di Power Systems. Power-to-x adalah proses yang memungkinkan konversi listrik hijau menjadi bahan bakar masa depan yang netral karbon dan terbarukan.

Rolls-Royce juga bakal menampilkan model pesawat listrik Spirit of Innovation miliknya pada acara tersebut. Didukung oleh baterai 6.000 sel, jet itu mengudara untuk pertama kalinya pada bulan September, dan diperkirakan akan memecahkan rekor dalam waktu dekat. Rolls-Royce mengatakan pesawatnya akan mampu mencapai kecepatan tertinggi lebih dari 300 mph (480 kph).

Perusahaan berencana menggunakan baterai dan teknologi propulsi canggih yang dikembangkan untuk Spirit of Innovation dalam aplikasi masa depan untuk kendaraan lepas landas dan mendarat vertikal listrik (eVTOL) juga.

“Kami sangat percaya bahwa teknologi dapat digunakan untuk mengatasi tantangan perubahan iklim. Itulah alasan mengapa kami mempresentasikan teknologi baru kami di KTT Iklim Dunia. Kami berfokus kemampuan teknologi kami untuk memainkan peran utama dalam memungkinkan elemen penting dari ekonomi global mencapai nol karbon bersih pada tahun 2050, termasuk penerbangan, perkapalan, dan pembangkit listrik,” ungkap Andreas Schell, CEO Rolls-Royce Power Systems seperti dilansir Autoevolution.

Sekadar diketahui, Rolls-Royce menetapkan tujuan mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 35 persen melalui program perlindungan iklimnya. Langkah signifikan dalam memenuhi ambisi ini adalah sertifikasi produk mesin utama MTU untuk menggunakan bahan bakar bersih berkelanjutan seperti e-diesel dan biofuel generasi kedua pada awal tahun 2023. []