Review Serial Alice in Borderland: Ketegangan Tak Berujung

Cuplikan Serial Alice in Borderland _ Sumber Netflix (2)

Berita Baru, Film – Tayang sejak Desember 2020, serial Alice in Borderland berhasil bikin penonton terpikat dengan alur cerita yang menantang dan bikin penasaran. Drama Jepang ber-genre fiksi ilmiah dengan ketegangan thriller yang menantang ini diangkat dari manga berjudul sama karya Haro Aso. Dibawah arahan sutradara Shinsuke Sato, Alice in Borderland meraih rating tinggi dan respon positif.

Sinopsis Alice in Borderland

Arisu (Kento Yamazaki), si penggila video-game melarikan diri dari suasana rumahnya yang tak menyenangkan. Ia menemui dua sahabatnya, Chota (Yuki Morinaga) dan Karube (Keita Machida). Karena suatu hal, mereka bertiga dikejar polisi dan terpaksa bersembunyi di sebuah toilet umum.

Ketika keluar dari sana, mereka dikejutkan oleh situasi yang aneh: semua orang di Tokyo menghilang! Mobil-mobil bertebaran tanpa pengemudi, kertas-kertas berserakan, semua gedung kosong, jalanan sepi total.

Malam tiba tanpa ada sedikitpun pencerahan tentang apa yang terjadi. Ditengah kebingungan dan rasa was-was itu, muncul pengumuman di papan billboard yang mengarahkan mereka menuju sebuah arena bermain game.

Mereka pun memasuki sebuah gedung dan diharuskan mengikuti sebuah permainan. Seorang pelajar perempuan dan perempuan lain bernama Shibuki (Ayame Misaki) bergabung dalam game tersebut. Sekali mereka masuk dalam arena permainan, mereka tak bisa melarikan diri. Jika nekad kabur, sebuah laser bakal menembak kepala mereka dan seketika: mereka mati.

Akhirnya, tiga sahabat beserta dua perempuan itu memberanikan diri bermain game. Situasi berubah mencekam ketika sadar bahwa mereka terjebak dalam permainan yang harus mereka ikuti. Bukan hanya satu kali, mereka dipaksa mengikuti permainan-permainan selanjutnya untuk bisa bertahan hidup. celakanya, semua permainan itu benar-benar berbahaya dan mematikan.

Siapa yang menciptakan permainan itu? Dan kemana perginya orang-orang yang menghilang?

Review Alice in Borderland

Keunggulan yang paling menonjol dalam Alice in Borderland adalah ide dan alur ceritanya yang mampu membuat penonton bertahan dari awal sampai akhir. Perlahan, penonton diajak untuk mencari jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang kita punya sejak awal. Hampir tidak ada adegan yang sia-sia, semuanya dalam porsi yang tepat untuk membangun keutuhan cerita.

Alur Alice in Borderland tak bisa ditebak seratus persen. Kamu bakal dikejutkan dengan adegan-adegan yang nggak kamu sangka sebelumnya.

Secara visual dan sinematografis, Alice in Borderland juga layak dipuji. Apalagi akting pemeran-pemerannya terutama Kento Yamazaki dan Tao Tsuchiya yang apik. Tapi perlu jadi catatan, serial ini punya adegan-adegan kekerasan dalam setiap episodenya. Jadi, siapkan jantungmu, ya!

Selain itu, permainan-permainan yang disajikan dalam Alice in Borderland juga sangat seru buat disimak. Setiap permainan memiliki tingkat kesulitan berbeda, tergantung pada kartu yang mereka mainkan. Tingkat paling sulit adalah kartu bergambar hati, karena kartu ini bakal melibatkan perasaan para pemainnya.

Sayangnya hingga episode terakhir dalam season pertama, kita belum menemukan siapa sebenarnya pembuat permainan ini, dan mengapa mereka harus memainkan permainan maut tersebut. Ngaku saja, kamu yang sudah menonton juga pasti penasaran dan nggak sabar menunggu season keduanya, kan?

Facebook Comments
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini