RESOLUSI JOMBOR: Upaya Mewujudkan Kebangkitan Bangsa Melalui Aksara

    Berita Baru, Yogyakarta – Komunitas GEBERJAWA SEMESTA MAHARDIKA menggelar acara bertajuk “RESOLUSI JOMBOR DAN TAUSIYAH KEBANGSAAN” : Merajut Indonesia 2021-2045, Mewaktukan Aksara Jawa & Peradaban Nusantara . Acara digelar di Pendopo Jombor Pratama, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Selasa Malam (30/03/2021).

    Acara tersebut pada dasarnya adalah puncak rangkaian acara dari Kongres Aksara Jawa (KAJ) yang digelar di Hotel Mercure, Jogjakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta beberapa waktu lalu.

    Acara yang digelar pada malam hari tersebut dihadiri peserta dari berbagai jejaring komunitas. Diantaranya Komunitas Aksara Jawa Sega Jabung, Java Holic Genk Cobra Community, Lembaga Cahaya Nusantara, Sanggar Iqra Hanacaraka, KBM Wijayakusuma, Lingkar Antar Nusa, Jangka Mataram, Sekolah Riset Satu Kata dan beberapa komunitas lainnya. Acara tersebut tentunya digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

    Rangkaian acara dibuka dengan Geguritan dari Rekki Zakia seorang penyair muda dari Magelang. Selain itu acara tersebut juga dihadiri tokoh dari berbagai latarbelakang. Beberapa tokoh yang hadir pada acara ini ada KH Ahmad Muwafiq (Tokoh Agama), Koh Kwat (Sastrawan), dan Rekki Zakia (Penyair Magelang).

    Koh Kwat sebagai salah satu apresiator pada acara tersebut mengatakan bahwa kegiatan ini membuka mata kita semua bahwa Bahasa Indonesia tidak akan ada apa-apanya dihadapan Bahasa Jawa. Sehingga Budaya, Bahasa dan Aksara Jawa merupakan warisan dahsyat yang perlu kita jaga.

    “Saya sebagai orang Tionghoa sangat mencintai Budaya Jawa, oleh karena itu saya tidak akan ada kata bosan untuk terus menulis geguritan sebagai upaya melestarikan Budaya Jawa” Ucap Koh Kwat selaku apresiator pada acara ini.

    Selain itu pada rangkaian acara selanjutnya, ada pembacaan teks “RESOLUSI JOMBOR” yang pada esensinya menegaskan bahwa Aksara merupakan hal yang cukup urgensial. Oleh karena itu komunitas Geberjawa merekomendasikan dirumuskannya UU Aksara Nusantara.

    Pada puncaknya, acara tersebut ditutup dengan Tausiyah Kebangsaan oleh KH. Ahmad Muwafiq berkaitan dengan Merajut Indonesia 2021-2045.

    Diakhir tausiyahnya Kyai yang akrab disapa Gus Muwafiq tersebut mengapresiasi para anak muda yang masih peduli untuk melestarikan Aksara Jawa sebagai upaya mengembalikan Kebangkitan Bangsa Indonesia.

    “Jika ada sekumpulan anak muda yang memilih jalan lain untuk mengembalikan kebangkitan Bangsa ini, pada malam hari ini ada sekumpulan anak muda yang berikhtiar mengembalikan kebangkitan bangsa kita melalui jalur pelestarian Aksara” Kata Gus Muwafiq di penghujung acara.

    Facebook Comments
    - Advertisement -

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini