Rencana PSS Sleman Antisipasi Virus Corona

Sumber foto: Laman resmi PSS Sleman

Berita Baru, Jakarta — Virus Corona yang akhir-akhir ini begitu ramai merebak, bahkan di menciiptakan semacam kengerian di Indonesia, memberi dampak negatif terhadap beberapa kegiatan, salah satunya olahraga, tak terkecuali sepak bola dalam gelaran Shopee Liga 1 Indonesia 2020.

Sembari menunggu perkembangan ke depan, kompetisi tertinggi di Tanah Air, baik Liga 1 maupun 2 sudah dinyatakan secara resmi untuk dihentikan sementara selama dua pekan.

Bagi sejumlah klub Shopee Liga 1, penundaan tersebut memang memberi dampak signifikan. Sebab, kompetisi yang baru saja berjalan diliburkan hingga memasuki pekan keempat, awal April nanti.

Meski begitu, bukan berarti klub-klub juga kibur, dan bersantai ria dalam menghadapi ancaman virus Corona. Salah satunya PSS Sleman yang sudah membuat rencana penting untuk mengantisipasi wabah Corona.

Dejan Antonic, selaku pelatih utama menjelaskan bahwa rencana untuk melindungi seluruh elemen tim dari ancaman Corona adalah dengan melakukan latihan tertutup. Cara seperti itu dinilai merupakan upaya efektif suapaya para pemainnya aman dan sedikit mengurangi kontak dengan orang-orang di luar.

Berita Terkait :  Beto Goncalves Mengeluh di Tengah Pandemi Covid-19

“Rencananya, akan ada tempat latihan dan tidak semua orang bisa masuk. Kami ingin fokus ke tim dan semoga bisa berjalan dengan lancar dan sehat,” ucap Dejan pada Senin (16/3).

Kini, Bagus Nirwanto dan rekan-rekannya tengah diliburkan selama tiga hari. Kemarin, tim berjuluk Super Elang Jawa menelan kekalahan dari Persib Bandung 1-2 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

“Saat ini pemain kami liburkan. Tetapi saya sudah mengatakan pada mereka untuk tinggal di rumah dan tidak banyak melakukan aktivitas di luar,” tutur pria asal Serbia.

Sejalan dengan itu, asisten manajer PSS, M Eksan juga menerangkan bahwa manajeman klub terus berkoordinasi dengan tim pelatih mengenai rencana penerapan latihan tertutup. Selain itu, seluruh pemain, pelatih, dan ofisial PSS akan menjalani tes kesehatan untuk mengetahui ada tidaknya elemen PSS terkena virus Corna atau tidak.

“Untuk teknisnya kami koordinasikan dengan tim pelatih. Begitu juga dengan lokasi yang akan digunakan sebagai tempat latihan tertutup sementara,” ucap M. Eksan.

Berita Terkait :  FBN Puji Langkah Pemerintah Evakuasi WNI di Provinsi Hubei

Sumber: Laman resmi Liga Indonesia

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan