Relasi Kuasa Picu Kekerasan Seksual di Kampus

Relasi Kuasa
Livia Istania (dua dari kiri), Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), (Foto: Syam Senggolo/beritabaru.co).

Berita Baru, Jakarta – Livia Istania DF iskandar, Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengatakan relasi kuasa dapat memicu tindak kekerasan terhadap perempuan di kampus.

“Selama inikan banyak kasus-kasus kekerasan seksual di kampus tidak dilaporkan, karena korban takut. Sebab ada pengaruh relasi kuasa antara dosen dan mahasiswa, dosen pada dosen lainnya, dosen ke mahasiswa dan yang lain,” kata Livia dalam diskusi Laporan Tahunan LBH APIK Jakarta, di Hotel Ibis, Jl Wahid Hasyim, Selasa (10/12).

Dia mendorong para penyintas agar tidak ragu-ragu melapor pada LPSK. Tidak hanya itu, perempuan berbadan tinggi dengan rambut sebahu itu juga tengah merencanakan mengajak pimpinan universitas untuk membuat regulasi yang melindungi kaum perempuan.

“Kami bergerak dalam bidang perlindungan saksi dan korban, dan sedang menggagas kerjasama dengan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi untuk mengajak para pimpinan universitas membuat peraturan di tingkat kampus,” ungkap Livia yang juga seorang psikolog.

Dalam diskusi tersebut, Livia mengakui lembaganya masih memiliki kendala. Pasalnya, penyintas yang akan mendapatkan perlindungan (LPSK) disyaratkan melapor kepada pihak kepolisian terlebih dahulu. [Syam]

Tinggalkan Balasan