Rekonsiliasi Perang Dagang, AS-China Lakukan Pertemuan di Shanghai

-

Beritabaru.co, Internasional. – Pemerintah Amerika Serikat (AS) dan China melakukan pertemuan, di Shanghai, pada hari Rabu (31/07). Pertemua itu untuk membicarakan perdamaian perang dagang yang terjadi selama setahun terakhir.

Dalam pertemuan itu, mereka membahas situasi perdagangan yang tidak stabil sejak gencatan G-20 bulan lalu. Perang dagang keduanya, melaui peningkatan bea tarif perdagangan, tidak hanya menciptakan gejolak ekonomi di kedua negara, tetapi juga berimbas pada rantai pasokan global dan mengguncang pasar keuangan.

Pembicaraan di Shanghai itu, diharapkan menjadi sebuah gerakan “niat baik” penyelesaian perang dagang; komitmen China untuk membeli komoditas pertanian AS dan niat baik AS untuk meringankan sanksi pada raksasa peralatan telekomunikasi China seperti Huawei Technologies.

Berita Terkait :  Parlemen Belanda Sebut Tindakan Terhadap Muslim Uighur Adalah Genosida
Berita Terkait :  Tengah Bersitegang, Trump Stop Dana Pensiun AS di Ekuitas China

Departemen perdagangan AS telah menempatkan Huawei pada daftar hitam keamanan nasional pada bulan Mei. Mereka melarang perusahaan-perusahaan AS untuk menjual produknya ke Huawei.

Namun bulan lalu Trump telah sepakat untuk mengizinkan beberapa penjualan ke Huawei dalam pertemuannya dengan Presiden China Xi Jinping, walaupun sejauh ini, semikonduktor dan pembuat perangkat lunak AS sebagian besar masih belum mendapat kejelasan tentang rencana administrasi.

Pada hari Selasa (30/07) kemarin, di Sao Paulo, Sekretaris Perdagangan AS, Wilbur Ross mengatakan mengenai keputusan aplikasi lisensi oleh perusahaan AS untuk melanjutkan beberapa penjualan ke Huawei. Produk itu, akan dikirim paling cepat minggu depan.

Tabloid Global Times China mengatakan bahwa negosiator AS harus menunjukkan ketulusan dan memberikan harapan yang pasti mengenai nasib perdagangan ke depan dengan China.

Penulis : Nafisa Fiana
Sumber  : CNBC
Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

Facebook Comments