Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Ratusan Perwakilan Nelayan Kalimantan Utara Hadiri Rembuk Nelayan
Dani Setiawan saat menghadiri Rembuk Nelayan di Kalimatan Utara

Ratusan Perwakilan Nelayan Kalimantan Utara Hadiri Rembuk Nelayan



Berita Baru, Jakarta – Ketua Umum DPP Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI), Dani Setiawan, menghadiri acara Rembuk Nelayan Kalimantan Utara di Tarakan pada hari Rabu (15/2/2023).

Acara ini dihadiri oleh ratusan perwakilan nelayan, pembudidaya, perempuan pesisir, pemuda, dan anggota KNTI dari semua Kab/Kota se Kalimantan Utara, serta para pemangku kebijakan utama seperti anggota DPR RI, BPH Migas, Pertamina, TNI AL, Polri, dan lainnya.

“Di tengah panasnya matahari di pantai, semangat para peserta Rembuk Nelayan tetap berkobar. Para perwakilan nelayan dan perempuan pesisir dari lima kabupaten di Kalimantan Utara menyampaikan aspirasi mereka, termasuk kegetiran, harapan, dan semangat yang besar,” demikian dikutip dari keterangan Dani pada Kamis (16/2/2023).

Dani mengungkapkan dalam acara ini, beberapa komitmen kongkrit juga diumumkan oleh anggota DPR RI dan instansi lainnya, seperti bantuan premi asuransi untuk 5000 nelayan selama 1 tahun, pendirian SPBUN, kepastian kuota BBM subsidi, dan pelatihan UKM bagi perempuan pesisir.

Selain itu, juga ada komitmen dari instansi lainnya dalam hal penguatan regulasi, penegakan hukum, perlindungan, dan pengawasan terhadap wilayah tangkap nelayan tradisional di Kaltara.

Dani Setiawan menekankan bahwa pimpinan dan pengurus KNTI di pusat dan daerah harus terus bergerak dan datang ke setiap kampung, kecamatan, kabupaten, dan provinsi untuk mendengarkan suara-suara di pesisir, serta bergerak dan bangkit bersama. Hal ini sejalan dengan visi KNTI untuk menciptakan nelayan yang terdidik, terorganisir, dan mandiri.

Diharapkan, dengan adanya Rembuk Nelayan ini, aspirasi nelayan dan perempuan pesisir dapat didengar dan terealisasikan, serta nelayan tradisional di Kalimantan Utara semakin kuat dan mandiri.