Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Qualcomm Hentikan Penjualan Produk ke Perusahaan Rusia

Qualcomm Hentikan Penjualan Produk ke Perusahaan Rusia



Berita Baru, Inovasi – Perusahaan pembuat chip Qualcomm Inc mengatakan bahwa pihaknya telah berhenti menjual produknya ke perusahaan-perusahaan Rusia, Rabu (16/3/22).

Hal tersebut sesuai dengan sanksi yang dikenakan AS setelah Moskow menginvasi Ukraina.

Tindakan perusahaan itu diungkapkan oleh wakil presiden senior urusan pemerintahan, Nate Tibbits, dalam sebuah tweet yang merupakan jawaban atas komentar Wakil Perdana Menteri Ukraina Mykhailo Fedorov.

Sebelumnya Fedorov mengatakan produk Qualcomm masih tersedia di Rusia dan “secara tidak sengaja memungkinkan negara ini untuk membunuh ribuan orang Ukraina.”

“Ini tidak benar. Qualcomm telah menyerukan resolusi damai untuk agresi Rusia di Ukraina, memberikan sumbangan langsung ke organisasi bantuan & mencocokkan kontribusi karyawan,” kata Tibbits dalam jawabannya, dikutip dari Reuters, Kamis (17/3/22).

“Kami mematuhi sanksi AS & undang-undang tidak menjual produk ke perusahaan Rusia,” katanya.

Berterima kasih atas langkah itu, Fedorov kemudian menyarankan agar pembuat chip dapat mengirim telepon satelitnya untuk penyelamat Ukraina jika ingin membantu.

Invasi sejauh ini telah menuai kemarahan negara-negara Barat dan mengakibatkan beberapa perusahaan AS menghentikan operasi di Rusia, negara itu menyebut tindakannya di Ukraina sebagai “operasi khusus”.

Sementara itu Qualcomm dalam pertemuan pemegang saham memaparkan bahwa pendapatan dari Rusia dan Ukraina menyumbang kurang dari 1% dari total pendapatannya.