Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Putin Ancam Gunakan Nuklir, Ketakutan Publik Meningkat

Putin Ancam Gunakan Nuklir, Ketakutan Publik Meningkat



Berita Baru, Jakarta – Founder Evello Dudy Rudianto mengatakan bahwa ancaman penggunaan senjata nuklir oleh Rusia ternyata menaikkan tensi sentimen negatif perang Rusia vs Ukraina.

“Evello mendeteksi adanya peningkatan sentimen negatif menjadi 66% dibandingkan jika perang tanpa menggunakan ancaman kekuatan nuklir,” kata Dudy kepada Beritabaru.co, Rabu (24/3).

Menurutnya sentimen negatif tersebut menunjukkan  jika publik memandang situasi perang Rusia dan Ukraina tidak kunjung membaik, sejak 24 Februari 2022 lalu.

“Peningkatan sentimen negatif sebanyak 23% juga dipicu adanya pendapat dari mantan petinggi Badan Intelijen Uni Soviet (KGB) Oleg Kalugin yang menyebutkan jika ancaman Putin tidak dapat dianggap angin lalu,” terangnya.

Tak hanya peningkatan sentimen, kata Dudy, Evello juga mendeteksi jika emosi Fear meningkat dari 11% menjadi 22% setelah emosi Sadness akibat ancaman tersebut.

Ia memandang Peningkatan emosi takut wajar karena penggunaan nuklir tentu membuat siapapun paham bencana yang ditimbulkan. 

Selain emosi Fear, masih kata Dudy, emosi Anger terlihat meningkat tajam dari sebelumnya 12% menjadi 21%. Penggunaan ancaman nuklir ternyata tidak diinginkan oleh banyak pihak.

“Hanya emosi Joy yang turun sedikit akibat ancaman penggunaan kekuatan nuklir oleh Rusia dari 12% menjadi 11%. Menariknya adalah emosi Disgust naik menjadi 6% yang berarti adanya keinginan yang kuat agar perang dengan kekuatan nuklir tidak terjadi,” urainya.

Lebih lanjut Dudy menyebut, dari analisa ini dapat disimpulkan jika sentimen dan emosi penggunaan kekuatan nuklir mereda, kecenderungan dukungan netizen Indonesia terhadap Rusia dan Putin akan Kembali seperti semula.

“Kesimpulan ini diperoleh karena jumlah emosi Sad dan Joy cenderung stabil seperti sebelum ada ancaman penggunaan nuklir,” pungkasnya.