Promosi Kemaksiatan, Habib Novel Desak Sarah Keihl Dipidanakan

Habib Novel

Berita Baru, Jakarta – Beredarnya video Sarah Keihl yang melelang keperawanan, menuai kecaman publik. Banyak netizen menganggap Sarah memanfaatkan situasi pandemi Covid-19 untuk mendongkrak popularitas dirinya.

Menyikapi hal itu, agamawan sekaligus juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Habib Nove Bamukmin memberi kecaman. Aksi tersebut, menurut Habib Novel cukup meresahkan, karena mempromosikan maksiat terang-terangan.

Habib Novel bahkan menuntut agar pelaku ditangkap karena diduga termasuk dalam menjalankan bisnis pelacuran online.

“Negara ini adalah masih berideologi Pancasila dan itu sangat dijunjung tinggi oleh rakyat indonesia. Dalam Pancasila, sila pertama adalah ketuhanan yang maha esa dan tidak ada ajaran agama manapun yang membenarkan pelacuran. Oleh sebab itu Sarah Keihl harus ditangkap karena telah menjalankan bisnis pelacuran online,” kata Habib Novel kepada Beritabaru.co, Kamis (21/5).

Menurut Habib Novel, jika terbukti benar, hal tersebut tetap tidak dibenarkan dalam agama meskipun cara pelelangannya dengan dinikahi atau dihalalkan karena dinilai menjatuhkan harga diri wanita.

“Kalo pun dia lelang perawan dengan cara untuk minta dinikahi walau halal namun tetap tidak dibenarkan juga karna tetap menjatuhkan harga diri kaum wanita,” ujar Novel.

Berita Terkait :  Selebgram Indonesia Sarah Keihl Lelang Keperawanan untuk Bantu Pejuang Covid-19

Dan jika tidak benar, juga tetap salah. Karena telah memanfaatkan situasi pandemi untuk kepentingan diri sendiri. “Apalagi telah menimbulkan kegaduhan publik,” pungkasnya.

Sarah Salsabila atau dikenal Sarah Keihl, sebelumnya mengatakan dalam postingan video pribadinya melelang keperawanan untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19 dan pejuang medis. Sarah bahkan membuka lelang dengan harga Rp2 miliar untuk keperawanan.

Namun setelah menuai cibiran netizen Sarah akhirnya memberi klarifikasi dan mengatakan bahwa video itu hanya bentuk sarkasme/sindiran kepada masyarakat yang mampu namun tidak peduli dengan situasi pandemi.

Dari penelusuran Beritabaru.co, prank Sarah ini memang disengaja. Ia bahkan telah merencanakan dengan matang dan berdiskusi dengan manejernya. Artinya, sejak semula ia memang memanfaatkan situasi pandemi Covid-19 untuk kepentingan diri sendiri.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan