Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

PMII Lamongan
kader PMII Lamongan sedang membagikan masker kain kepada pedang. (Foto: Heru/Beritabaru.co).

Prihatin Peyebaran Covid-19, PMII Lamongan Bentuk PMII PEDULI

Berita Baru, Lamongan – Kasus penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia semakin meningkat. Hingga Jumat (17/4) kasus terkonfirmasi mencapai 5.923 kasus.

Dalam upaya memerangi dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di kabupaten Lamongan, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Lamongan yang tergabung dalam gerakan PMII PEDULI menggelar aksi sosial dengan membagikan masker secara gratis kepada para penguna jalan di beberapa titik di kabupaten Lamongan.

Pembagian tersebut terbagi di beberapa wilayah, dari Lamongan kota , kecamatan Sukodadi kecamatan Sekaran hingga Paciran.

Ketua pelaksana kegiatan, Hafid Febry mengaku bahwa dirinya bersama dengan mahasiswa lainnya merasa prihatin dengan kondisi para penguna jalan di Lamongan maupun di pasar tradisional yang masih nekat berjualan di tengah ancaman virus corona dengan tidak memakai masker.

“Khususnya pedagang yang masih beraktifitas berjualan di pasar, mereka yang masih mengais rezeki di masa pandemi ini kami berikan bantuan masker sebagai alat pelindung diri untuk mencegah Corona,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang (PC) PMII Kabupaten Lamongan, Syamsuddin Abdillah menyebutkan bahwa aksi yang mereka lakukan merupakan bentuk kepedulian mahasiswa dengan sesama.

Ia mengaku dalam kesempatan tersebut setidaknya sekitar 15.000 masker yang dibagikan oleh para mahasiswa

“Kalau kita lihat mereka ini belum menggunakan alat pelindung diri (APD) yaitu masker secara menyeluruh. Apalagi mereka setiap hari berinteraksi dengan orang banyak, tentu sangat berisiko mempercepat penyebaran virus mematikan ini,” kata Syamsudin

Salah satu pedagang merasa sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh para mahasiswa ini. Ia pun berharap agar wabah virus ini segera berakhir agar bisa berjualan normal seperti biasanya.

“Terimakasih ternyata masih ada yang peduli dengan kami membagikan masker. Semoga penyebaran corona ini segera berakhir,” ujar salah satu pedagang yang enggan disebutkan namanya. [*]