PKH Gresik Dampingi Pasien Balita Pengidap Kangker Ganas Asal Bawean

    Berita Baru, Gresik – Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Gresik dampingi Farhaiel (1,5), balita asal Pulau Bawean yang didiagnosa Malignant (Neoplasm Of Kidney) penyakit kanker ganas di bagian ginjal. Farhaiel saat ini tengah dirujuk ke rumah sakit dr. Soetomo, SUrabaya, Kamis (15/01).

    Pendampingan dilakukan oleh Noviana Aini, Pendamping supervisor (SPV) PKH Kabupaten Gresik dan tim pendamping PKH Kecamatan Sangkapura yang diwakili oleh Minasochah.

    “Sinergitas PKH Kabupaten Gresik dengan berbagai pihak stack holder sangat penting dalam penanganan kasus sosial apapun. Sehingga masalah yang ada dapat segera tertangani dengan baik,” ungkap Novi.

    Upaya agar Farhaiel dapat segera tertolong sudah dilakukan. Mulanya, balita ini menjalani perawatan di RSUD Umar Mas’ud Sangkapura dengan menggunakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) jalur mandiri.

    Namun RSUD tidak memiliki dokter spesialis anak, maka Farhaiel dirujuk ke rumah sakit Ibnu Sina, Gresik. Dari Gresik pun Farhaiel harus dirujuk ke rumah sakit dr. Soetomo Surabaya yang memiliki dokter dengan kapasitas tersebut.

    “Saya sudah mendampingi kasus Farhaiel dari tahun kemarin (2019). Saya berharap Farhaiel segera diberi tindakan dan mendapat pelayanan dari Rumah Sakit Dr. Soetomo,” ujar Munasochah.

    Bulan Juli 2019 lalu, Farhaiel sudah melalui serangkaian cek laboratorium di bagian bedah urologi.

    Sulaiha (22) Ibu Farhaiel, mengatakan sudah melakukan diskusi bersama profesor dokter untuk melakukan tindakan kemoterapi dan kembali menunggu info lanjutan dari pihak rumah sakit.

    Berita Terkait :  Jelang Imlek, Grup Barongsai Liong Wanara Putra Gresik Gelar Latihan

    “Hingga bulan januari 2020 pihak Rumah Sakit belum menginfokan kembali tindakan apa yang bisa diambil untuk kasus Farhaiel,” keluh Sulaiha.

    Minasochah tahu bahwa hingga tahun berganti Farhaiel belum juga mendapat info lanjutan dari rumah sakit dr. Soetomo. Sehingga perempuan berkacamata ini memutuskan mendatangi Dinas sosial (Dinsos) Kabupaten Gresik dan berkoordinasi dengan Kholiq, Staff Bidang Pemberdayaan Sosial.

    Selanjutnya melalui Kholiq, kasus ini dihubungkan kepada Roni dari Dinas Kesehatan Provinsi Jatim.  Baru dari Dinkes Jatim inilah kemudian ada jalan bagi Farhaiel.

    Balita tersebut bisa langsung menuju UGD di rumah sakit dr. Soetomo untuk segera mendapat penanganan lanjutan.

    Muhammad Hasani (23) ayah Farhaiel, mengatakan sangat berterimakasih atas pendampingan yang dilakukan oleh pendamping PKH Gresik.

    “Saya berterimakasih kepada Mbak Minasochah pendamping PKH Kecamatan Sangkapura, dari awal beliau mendampingi kami, semoga anak saya bisa segera sembuh,” pungkas Hasani. (*)

    Tinggalkan Balasan