Berita

 Network

 Partner

PKB dan BMI Cilacap Beri Bantuan TKI yang Kecelakaan Kerja di Taiwan

PKB dan BMI Cilacap Beri Bantuan TKI yang Kecelakaan Kerja di Taiwan

Berita Baru, Cilacap – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Cilacap bersama Garda Buruh Migran Indonesia (BMI) Cilacap menyambut Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Negara Taiwan, Arif Hidayat yang kecelakaan saat bekerja sebagai tukang las.

Pasalnya, kecelakaan itu terjadi saat sedang mengelas cerobong dan terjadi kebakaran sehingga menyebabkan peria asal Plajan, Pesugihan itu mengalami luka-luka pada bagian wajah dan bagian tubuh lainnya.

Selama dua bulan Arif dirawat di rumah sakit Taiwan selanjutnya dipulangkan ke Indonesia didampingi tim Garda BMI DPP PKB, kemudian dirawat di rumah sakit Polri Kramat Jati Jakarta selama selama empat bulan sebelum akhirnya pulang ke tanah kelahirannya.

Berita Terkait :  Ada Laporan 2 Warganya Terserang DBD, Kades di Gresik Turun Langsung Ikut Fogging

“Kami turut prihatin dengan adanya kejadian kecelakaan kerja ini, mereka yang bekerja diluar negeri adalah pahlawan devisa yang berjuang sagat berat, jauh dari sanak sudara sehingga sangat diperlukan pendampingan.  Garda BMI harus hadir mendampingi para warga pejuang devisa maupun warga yang ditinggalkan di dalam negeri, agar kejadian seperti ini dapat diminimalisir dan apabila terjadi dapat dicari solusi dalam pendampingannya,” kata Lubadul Fikri selaku perwakilan BMI Cilacap, Selasa (22/6/2021).

Kepulauan Arif tersebut juga disambut langsung oleh Wakil Ketua DPC PKB Kabupaten Cilacap, Amir Mustofa Zuhdi. Ia memberikan bantuan untuk meringankan beban Arif yang sedang ditimpa musibah tersebut.

“Kami hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap warga Cilacap, siapapun mereka apalagi dengan kondisi seperti ini kami ingin memberikan dukungan dan support secara psikologi maupun lainnya,” kata dia.

Berita Terkait :  Polres dan Bawaslu Gelar Rakor Strategi Pengawasan Pilkada Gresik

Selanjutnya, Amir membeberkan data TKI asal Cilacap yang mengalami masalah di luar negeri. Berdasarkan data yang ia peroleh dari P4TKI setidknya ada 11 kasus yang dialami para pekerja migran asal Cilacap antara lain berupa dokumen ditahan, gaji tidak dibayar, overchanging, PMI meninggal, PMI Sakit dan PMI dipulangkan.

“Tidak menutup kemungkinan kami juga akan mengumpulkan data-data lain yang diperlukan untuk membantu mereka yang membutuhkan pendampingan, harapannya agar mereka merasa aman dan diperhatikan meskipun dalam kondisi yang kurang baik,” pungkas Amir.