Pernah Menolak Pinangan Barca, Sekarang Justru Membuka Peluang

File photo dated 01-06-2019 of Tottenham Hotspur manager Mauricio Pochettino.

Berita Baru, Sepak Bola — Mantan pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino suatu kali pernah berkata pantang baginya melatih Barcelona. Tetapi, akhir-akhir ini, pria asal Argentina itu saat ini justru membuka kans untuk melatih Lionel Messi dan kawan-kawan.

Mauricio Pochettino sebenarnya sudah masuk dalam kandidat pelatih Barcelona sejak awal musim 2017-2018. Ketika itu, pelatih yang kini berusia 48 tahun tersebut sukses mengangkat pamor Tottenham Hotspur menjadi tim yang disegani di Liga Inggris dan kompetisi Eropa sekalipun.

Meski demikian, Pochettino langsung menutup kans melatih tim Catalan, karena dirinya disinyalir memiliki hubungan yang erat dengan rival sekota Barca, yakni Espanyol, klub yang pernah dibelanya sebagai pemain dan pelatih.

Walhasil, Barca pun menjatuhkan pilihannya kepada Ernesto Valverde, di mana saat itu, di membesut Athletic Bilbao.

“Saya adalah suporter Espanyol. Saya pikir saya tidak perlu berbicara banyak. Karena kalau suatu hari bos Tottenham Daniel Levy memecat saya, maka mustahil bagi saya untuk melatih Barcelona,” kata Pochettino di tahun 2017 silam.

Berita Terkait :  Satgas Anti Mafia Bola Siap Kawal Piala Dunia U-20 di Indonesia

Sekarang ini, 10 bulan lamanya menganggur usai diberhentikan sebagai pelatih Tottenham, Pochettino mencoba untuk mengklarifikasi bahwa dirinya tidak bermaksud sombong dan menolak pinangan Barcelona sebagai juru taktik Barca. Dia bahkan berjanji tidak akan bersikap demikian lagi apabila Barca kembali menawarkan pekerjaan itu.

“Saya akan menjelaskan semuanya dengan baik. Saya berada di Barcelona tahun itu dan bertemu dengan presiden Josep Maria Bartomeu di sebuah restaurant,” tutur Pochettino sebagaimana dilansir dari EL Pais, Senin (3/8).

“Ketika itu kami bertemu dan membawa anak-anak kami ke sekolah yang sama. Kami berbicara tak kurang dari lima menit, dan rumor kemudian muncul tapi saya mencoba meredamnya,” tegasnya.

“Saya bukan tidak ingin menghormati Barcelona. Tetapi Espanyol sudah membantu karir saya. Saya bukan orang yang sombong, saya akui saya salah membuat pernyataan seperti itu,” katanya.

“Mungkin sekarang saya tidak akan melakukannya lagi, karena ita semua tidak pernah tahu apa yang akan terjadi esok,” tutupnya.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan