Perjanjian Trilateral UMSCA: Dulu Mengkritik, Sekarang Memuji

Perjanjian Meksico

Berita Baru, Internasional – Pada hari Rabu (8/7), Presiden Amerika Serikat Donald Trump bertemu Presiden Mexico Andrés Manuel López Obrador (AMLO) untuk menanda tangani perjanjian trilateral AS-Mexico-Kanada di Gedung Putih, meskipun AS dan Mexico bertahun-tahun saling-serang.

Tidak hanya itu, Presiden Trump bahkan memuji AMLO atas upaya dan usahanya dalam menghentikan perdagangan narkoba dan penyebrangan perbatasan ilegal.

“Semuanya sangat positif,” ujar Presiden Trump sebelum dia dan López Obrador menandatangani deklarasi bersama yang berjanji untuk membangun ‘masa depan bersama kemakmuran, keamanan, dan harmoni.’

Presiden Trump juga berterima kasih kepada López Obrador karena menjadikan AS sebagai tujuan perjalanan luar negeri pertamanya sejak pemilihannya pada 2018, dan memuji dia atas pendekatan baru dalam perdagangan dan imigrasi.

Sementara itu, AMLO yang juga mengkritik Presiden Trump atas retorika anti-Meksiko, ikut memuji Presiden Trump dan berterima kasih atas ‘bantuan yang telah Anda berikan kepada kami’ pada masalah mulai dari perdagangan hingga memerangi pandemi virus korona.

AMLO juga memuji Presiden Trump atas ‘kebaikan dan kehormatannya’, meskipun dulu ia pernah menuduh Presiden Trump mengadopsi retorika yang seperti NAZI terhadap negaranya.

Berita Terkait :  Update Covid-19: Tertinggi, Jumlah Kasus AS Ungguli Cina

Perjanjian USMCA ini merupakan produk dari negosiasi selama berbulan-bulan dan menggantikan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) yang sudah berusia 25 tahun.

Pada dasarnya, perjanjian ini menghapuskan tarif pada sebagian besar barang yang diperdagangkan di antara tiga negara.

Dikatakan bahwa perjanjian itu merupakan usaha bersama untuk memerangi pandemi virus korona, tetapi para pemimpin negara tidak ada yang menggunakan masker pada pertemuan itu. Namun, mereka dites terlebih dahulu sebelum melakukan kontak.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau yang seharusnya hadir, meminta izin karena khawatir dengan pandemi virus korona yang masih berlangsung.

Namun, menurut LA Times, ketidak hadiran Trudeau lebih pada karena ‘masalah tarif yang diusulkan untuk aluminium dan baja yang telah diapungkan oleh Amerika baru-baru ini.’

Kedua pemimpin juga membahas upaya untuk memerangi pandemi COVID-19 yang telah menelan banyak korban di kedua negara. Meksiko menempati urutan kesembilan di dunia dalam jumlah kasus coronavirus, dan kelima tertinggi dalam kematian.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan