Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Pengetatan Akses Perbatasan AS-Canada Diperpanjang 30 Hari
Perbatasan AS-Canada (Foto:Reuters)

Pengetatan Akses Perbatasan AS-Canada Diperpanjang 30 Hari

Berita Baru, Internasional – Perdana Menteri Canada Justin Trudeau pada hari Sabtu (18/4) waktu setempat mengatakan bahwa pembatasan akses perbatasan antara Canada dan Amerika Serikat telah diperpanjang selama 30 hari. Perpanjangan itu untuk membantu mengendalikan penyebaran virus corona.

Dikutip dari laporan reporter Reuters Rod Nickel, bahwa pada Bulan lalu Washington dan Ottawa sepakat untuk menekan perjalanan yang tidak penting, sekaligus memastikan kegiatan perdagangan tetap diperbolehkan melewati perbatasan selama wabah Covid-19.

Meski pembatasan akses perbatasan itu akan berakhir minggu depan, Trudeau mengatakan perjanjian itu tidak akan berubah. Ia juga mengharapkan agar pengiriman pasokan peralatan medis seperti masker tetap dapat dilakukan melintasi perbatasan.

Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta agar lembaga-lembaga federal menjaga ketersediaan peralatan medis yang masih sangat dibutuhkan. Dalam Hal ini perusahaan 3M Co telah mencapai kesepakatan tersebut dengan pemerintah, tetapi mereka masih tetap melanjutkan ekspor peralatan medis yang mereka produksi ke Canada dan negara-negara di Amerika Latin.

Di Canada sendiri jumlah kasus positif COVID-19 telah mencapai 32.412 atau naik 8 persen, dan korban meninggal dunia sebanyak 1.346 orang atau naik 6 persen.

Pusat episentrum Covid-19 di Canada berada di Quebec dengan jumlah meninggal 805 orang dan Ontario 514 orang.

Peningkatan jumlah kasus harian juga terjadi di Alberta, produsen utama minyak dan ternak negara tersebut. Hal itu menimbulkan desakan tes massal semakin kuat.

Sebaliknya, berdasarkan laporan yang dihimpun dari Provinsi bagian barat seperti British Columbia dan Saskatchewan, jumlah kasus harian terus menurun, sehingga mulai merencanakan pelonggaran pembatasan.