Berita

 Network

 Partner

Peneliti Jepang Ciptakan ‘Daging Sapi’ Wagyu Buatan
Wagyu Beef/Doc. Ubergizmo

Peneliti Jepang Ciptakan ‘Daging Sapi’ Wagyu Buatan

Berita Baru, Inovasi – Salah satu alasan mengapa harga daging sapi Wagyu sangat mahal adalah karena cara pemeliharaan sapinya yangberbeda denganpemeliharaan sapi biasanya.

Perawatan dan perhatian khusus diberikan pada sapi jenis ini sehingga menghasilkan daging yang kaya akan lemak dan marmer di seluruh bagiannya, serta , menciptakan tekstur yang sangat lembut dan meleleh saat dimasak. Sehingga Wagyu dibanderol dengan harga yang mahal.

Dilansir dari Ubergizmo, para peneliti di Universitas Osaka para  telah berhasil menggunakan bioprinting 3D untuk mencetak 3D “daging sapi” Wagyu buatan yang juga dapat dikonsumsi.

Jelas daging yang dimaksud bukanlah daging sapi asli, melainkan dibuat menggunakan sel induk yang diisolasi dari sapi Wagyu yang menghasilkan potongan daging sintetis yang terlihat seperti asli.

Berita Terkait :  TikTok Pertimbangkan untuk Luncurkan Fitur Obrolan Grup

Penemuan tersebut berhasil dicapai dengan membuat serat individu, seperti otot, lemak, dan pembuluh darah, melalui bioprinting. Serat-serat tersebut kemudian diatur dalam 3D mengikuti struktur histologis untuk membantu meniru struktur Wagyu asli.

“ Dengan proses ini berarti memungkinkan untuk “menyesuaikan” “daging” di mana Anda dapat memilih jumlah lemak yang Anda inginkan, yang secara teori dapat membuat versi Wagyu yang lebih sehat,” ungkap Michiya Matsusaki yang merupakan salah satu  peneliti Universitas Osaka dikutip Berita Baru, Sabtu  (4/9/21/).

“Dengan meningkatkan teknologi ini, dimungkinkan untuk tidak hanya mereproduksi struktur daging yang kompleks, seperti sashi daging Wagyu yang indah, tetapi juga membuat penyesuaian halus pada komponen lemak dan otot.”

Berita Terkait :  Feminis Mesir Nawal El Saadawi Meninggal Dunia di Usia 89 Tahun

Namun,  belum ada keterangan terkait seberapa mirip rasa daging Wagyu  cetakan tersebut dengan aslinya. Akan tetapi tetapi perusahaan lain seperti Beyond Meat dan Impossible Foods sebelumnya telah menciptakan roti burger nabati, yang menurut beberapa orang rasanya sangat mirip dengan yang asli.