Penasihat Presiden Korsel Tanggapi Berita ‘Kematian Kim Jong-un’

Kematian Kim Jong-un
(foto: Sputnik)

Berita Baru, Internasional – Moon Chung-in, penasihat senior kebijakan luar negeri Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, telah menepis desas-desus yang memuncak mengenai kesehatan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Moon Chung-in mengatakan sejauh yang ia ketahui, Kim Jong Un baik-baik saja.

Moon Chung-in mengatakan itu kepada CNN pada hari Minggu (26/4), “Posisi pemerintah kita tegas,” ujar Moon. “Kim Jong-un masih hidup dan sehat. Dia kini berada di daerah Wonsan sejak 13 April. Sejauh ini tidak ada gerakan mencurigakan yang terdeteksi.”

Rumor mengenai kesehatan Kim mulai muncul sejak minggu lalu, terutama setelah ia absen dari perayaan publik tentang peringatan ulang tahun Kim Il-sung, kakeknya sekaligus pendiri Korea Utara, atau biasa disebut peringatah Hari Matahari pada 15 April.

Desas-desus itu kemudian menyebar ke media Barat setelah laporan oleh CNN dan Daily NK – sebuah surat kabar daring berbahasa Inggris yang berbasis di Korea Selatan yang didanai oleh National Endowment for Democracy, mengatakan bahwa pemimpin Korea Utara Kim Jong Un sedang berada dalam “bahaya besar.”

Berita Terkait :  Harga Minyak WTI Berada di Titik Terendah Selama 18 Tahun Terakhir

Presiden Trump, yang tengah menjalin hubungan dengan Kim Jong Un terkait program senjata nuklir Korea Utara, pertama-tama mendoakan agar Kim Jong Un baik-baik saja. Lalu ia mengomentari CNN bahwa berita itu “tidak benar” dan berdasarkan “dokumen lama.”

Komentar Moon dalam berita CNN sedikit lebih tenang. Ia tidak terpengaruh oleh spekulasi-spekulasi yang gencar muncul di media-media. Seperti halnya pejabat senior dari kediaman presiden Korea Selatan yang juga mengatakan kepada Chosun Ilbo pekan lalu bahwa Kim Jong Un “diyakini sedang berada di luar Pyongyang dengan kerabat dekatnya dan … melakukan tugasnya seperti biasa.”

Dua hari sebelumnya, Sabtu (25/4), think tank 38 North yang bermarkas di Washington mengunggah gambar satelit yang kono menunjukkan kendaraan kepresidenan Kim Jon Un yang diparkir di kawasan resor Wonsan antara tanggal 21 dan 23 April. Kompleks Wonsan sendiri diyakini sebagai tempat tinggal utama Kim Jong Un di luar Pyongyang.

Sementara, dari dalam Korea Utara, Agensi Berita Sentral Korea (KCNA) mengeluarkan pernyataan pada hari Minggu (26/4) bahwa Kim Jong Un “memberikan penghargaan” kepada para pekerja yang telam membantu ambil bagian dalam pembangunan kota Samjiyon. Pekan lalu, KCNA juga melaporkan bahwa Kim Jong Un telah menerima ucapan selamat dari sekretaris jendral Partai Komunis Rusia Gennady Zuganov pada peringatan satu tahun kunjungan 2019 ke Rusia.

Berita Terkait :  Iran Diduga Terlibat, AS Kirim Pasukan ke Saudi Usai Ledakan Fasilitas Minyak

Lalu pada tangga 22 April, KCNA melaporkan berita bahwa Kim Jong Un telah membalas pesan kepada Presiden Suriah Bashar Assad dan berterima kasih kepadanya atas pesan ucapan selamat yang dikirimnya pada saat perayaan Hari Matahari.

Hilangnya Kim Jong Un dari hadapan publik bukanlah pertama kalinya terjadi. Pada tahun 2014, Kim Jong Un juga pernah menghilang selama 40 hari, rumor dan desas-desus kematiannya atau kesehatannya juga membanjiri media seperti yang terjadi saat ini.


SumberSputnik News
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan