Berita

 Network

 Partner

Pemkab Gresik dan Unusa MoU Kerja Sama Bidang Pendidikan dan Kesehatan

Pemkab Gresik dan Unusa MoU Kerja Sama Bidang Pendidikan dan Kesehatan

Berita Baru, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Nadhlatul Ulama Surabaya (Unusa) dalam bidang pendidikan dan kesehatan serta pengabdian masyarakat di Ruang Rapat Rektor Lantai 8 Tower Unusa Kampus B Jemursari Surabaya, Jum’at (3/9). 

Nota kesefahaman ditandatangani oleh Rektor Unusa Prof. Dr. Achmad Jazidie dan oleh Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani didamping Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Plt Kepala dinas pendidikan Kabupaten Gresik S. Hariyanto dan Kabag Bagian administrasi pemerintahan sekretariat daerah pemerintah kabupaten Gresik Nurlaelie Indah. 

Nampak hadir juga jajaran Wakil Rektor Unusa beserta para Dekan. Acara yang berlangsung penuh keakraban ini menjadi titik awal kerja sama erat antara pemerintah Kabupaten Gresik dengan Unusa. 

Berita Terkait :  Bupati Gus Yani Siapkan Ruang Isolasi Terpusat Terpadu di RS Lapangan Stadion Gejos Gresik

Rektor Unusa, Prof. Achmad Jazidie mengatakan, kerja samai ini sangat diperlukan untuk menyinergikan potensi yang dimiliki para pihak agar dapat memberikan dampak yang lebih besar. 

“Kami berharap ada hubungan yang dekat antara dunia kampus dan industri termasuk di dalamnya pemerintah daerah. Sinergi perguruan tinggi dan pemerintah daerah memang perlu supaya ada titik temu kebijakan untuk kemajuan daerah serta meningkatkan sumber daya manusia di kedua belah pihak,” Ulkkk

Sementara, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyambut baik kerjasama ini. Menurutnya, sinergitas positif antara kampus dan pemerintah daerah yang perlu ditingkatkan.

“Kita sudah mempersiapkan implementasi dari kerja sama ini. Semoga implementasi tersebut dapat maksimal dilaksanakan supaya membawa kemajuan bagi kedua belah pihak terutama Kabupaten Gresik. Terima kasih sudah mau mendampingi Kabupaten Gresik agar dapat meroket,” terangnya. 

Berita Terkait :  Pemkab Gresik Tengah Menyusun Aturan Transisi New Normal

Dengan adanya kerja sama ini, sinergitas potensi sumber daya yang dimiliki kedua pihak dapat ditingkatkan untuk mewujudkan visi dan misi masing-masing guna menyambut bonus demografi di tahun 2030. Adapun lingkup kerja sama yang disepakati antara lain bidang pendidikan, penelitian dan pengembangan, pengabdian masyarakat. 

Selain itu, kerja sama juga mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), perencanaan strategis daerah, kajian dan evaluasi pembangunan daerah, pendampingan dan bantuan teknis implementasi pembangunan daerah, pendampingan dan bantuan teknis peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), serta penyelenggaraan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka.