Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Pemerintah Indonesia Jangan Segan Minta Bantuan China Tangani COVID-19
Peneliti senior Departemen Ekonomi Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Fajar B Hirawan (Foto: Beritabaru.co).

Pemerintah Indonesia Jangan Segan Minta Bantuan China Tangani COVID-19

Berita Baru, Jakarta – Jumlah kasus positif terinfeksi COVID-19 di Indonesia sampai Sabtu (14/3) telah mencapai 96 kasus, 5 meninggal dunia, dan 8 dilaporkan sembuh.

Atas dasar angka tersebut death rate Indonesia terkait COVID-19 mencapai 5,20%, atau menjadi ranking tertinggi kedua di dunia dibawah Italia yang mencapai lebih dari 7%.

Menanggapi hal itu, peneliti senior Departemen Ekonomi Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Fajar B Hirawan memberikan komentar secara lugas.

Menurutnya death rate Indonesia tersebut cukup tinggi dibandingkan negara-negara lainnya.

“5 persen itu tinggi banget. Menurut saya test-nya harus diperbanyak, karena orang yang terkena COVID-19 potensinya jauh lebih banyak”. Ucap Fajar.

Melihat kurang siapnya pemerintah dalam menangani kasus COVID-19 tersebut, Fajar mengingatkan perlunya pengambilan kebijakan yang tepat.

Jika pemerintah memang tidak memiliki sumberdaya yang memadai untuk menangani COVIS-19, jangan segan mengikuti langkah Italia untuk minta bantuan dari negara lain yang terbukti mampu, khususnya China.

“Dan yang lebih baik lagi, kita bisa saja minta bantuan dari China mulai dari para ahli, perawat dan dokter untuk ajarin dan bantu Indonesia bagaimana menangani COVID-19”. Ujarnya memberikan saran.

Fajar mengemukakan kalau sistem kesehatan di Indonesia masih payah dalam menghadapi COVID-19 ini.

Jadi tidak perlu malu untuk meminta bantuan China, yang terbukti sukses melakukan penanganan kasus COVID-19 ini.

“Italia juga sekarang dibantu oleh China untuk menangani kasus virus corona”. Pungkasnya mengingatkan.