Pembicaraan Rasis dapat Merubah Pandangan Anak-anak Sejak Dini

-

Berita Baru, Amerika Serikat – Sebuah studi baru memperingatkan, hanya mendengar satu komentar rasis dari orang tua dapat berdampak lama pada pandangan anak-anak.

Dilansir dari Dailymail.co.uk, Peneliti meniru situasi di mana anak-anak mungkin mendengar pesan yang merendahkan tentang kelompok sosial baru.

Mereka menemukan bahwa mendengar klaim negatif orang asing tentang suatu kelompok sosial dapat memiliki pengaruh yang langgeng (hampir permanen) pada sikap anak-anak terhadap kelompok tersebut meskipun dalam komentar singkat.

Para peneliti berharap temuan ini akan mendorong orang tua untuk mempertimbangkan apa yang dikatakan di sekitar anak.

Dalam studi tersebut, para peneliti dari Vanderbilt University mulai memahami bagaimana dan mengapa anak-anak mulai melakukan diskriminasi terhadap masyarakat.

Berita Terkait :  Mantan Pengidap Covid-19 Lebih Memiliki Imunitas Ketimbang di Vaksin

Emily Conder, yang memimpin penelitian tersebut, menjelaskan: “Temuan dari pekerjaan kami menunjukkan bahwa mendengar percakapan negatif tentang kelompok sosial yang tidak dikenal dapat mempengaruhi bias antarkelompok di antara anak-anak yang lebih tua.”

Berita Terkait :  Menjelaskan Sudut Pandang Depresi Melalui Ilusi Optik

Dalam studi tersebut, 121 anak-anak bermain game saat mereka mendengar salah satu peneliti menerima panggilan video Skype dari anak-anak atau orang dewasa.

Selama panggilan telepon, peneliti menyebutkan salah satu dari dua kelompok fiksi – “Flurps” atau “Gearoos.”

Beberapa anak mendengar pesan negatif tentang grup, seperti “golongan Flurps adalah orang-orang yang buruk”. “Mereka makan makanan yang menjijikkan dan mereka memakai pakaian yang aneh.”

Sikap anak-anak tentang kelompok tersebut diukur segera setelah panggilan telepon, dan lagi dua minggu kemudian.

Berita Terkait :  Ilmuwan Ini Menemukan Cara untuk Menghasilkan Listrik dari Keringat

Di akhir penelitian, anak-anak diberi pengarahan oleh tim dan diberi tahu bahwa Gearoos dan Flurps adalah “bukan kelompok orang yang nyata, tetapi jika mereka nyata, mereka mungkin akan menjadi orang yang sangat baik.”

Analisis terhadap reaksi anak-anak tersebut mengungkapkan bahwa pesan tersebut memiliki pengaruh yang kecil terhadap mereka yang berusia empat hingga lima tahun.

Namun, anak yang lebih tua (7-9 tahun) yang mendengar pesan negatif kurang bersedia berteman dengan seseorang dari kelompok fiksi, dan menilai kelompok tersebut kurang baik.

Berita Terkait :  Australia Dilanda Kebakaran, Perdana Menteri Malah Asyik Liburan Keluarga

Efek ini berlangsung setidaknya dua minggu setelah anak-anak mendengar pesan tersebut, menurut para peneliti.

Temuan menunjukkan bahwa mendengar hanya satu pesan yang merendahkan tentang kelompok sosial baru dapat berdampak abadi pada anak-anak.

Berita Terkait :  Laporkan Kejahatan Kemanusiaan Xinjiang, Amnesty Internasional Sebut China Telah Menciptakan Neraka Dystopian

Ms Conder menambahkan: “Pengasuh harus mempertimbangkan apa yang dikatakan di sekitar anak-anak dan mengatur media yang mereka konsumsi, karena apa yang didengar mereka tentang sekelompok orang dapat mempengaruhi sikap dan perilaku mereka.”

Yang mengkhawatirkan, pada 2019/20, Childline menyampaikan 547 sesi konseling yang menyebutkan perundungan rasis, rasisme, atau perundungan karena alasan spiritual, budaya, atau agama

Tim sekarang menyarankan bahwa penelitian di masa depan harus berfokus pada bagaimana sikap anak-anak terpengaruh jika penelepon video berbicara langsung kepada mereka.

Yang mengkhawatirkan, pada 2019/20, Childline menyampaikan 547 sesi konseling yang menyebutkan perundungan rasis, rasisme, atau perundungan karena alasan spiritual, budaya, atau agama.

Pada tahun yang sama, ada 75 kontak ke saluran bantuan NSPCC dari orang dewasa dengan kekhawatiran tentang masalah ini.

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

Facebook Comments