Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

My Hero Academia (sumber: assets.promediateknologi)

Pelajaran yang Bisa diambil dari My Hero Academia



Berita Baru, Anime – Serial anime My Hero Academia berkisah tentang sebuah masyarakat yang hidup dengan generasi super dimana 80 persent manusianya memiliki bakat. Tersisa 20 persent manusia yang hidup tidak memiliki bakat. Karena merupakan minoritas dan dianggap lemah, manusia tak berbakat akan selalu dikucilkan dalam pergaulan.

Setidaknya, ada dua karakter tak berbakat yang telah dimunculkan di season pertama dan kedua yakni All Might dan Izuku Midoriya. Dan karena alasan ini pula keduanya memiliki ikatan batin yang kuat, seperti anak dan orang tuanya atau seperti dua orang sahabat.

Izuku Midoriya memiliki cita-cita sebagai pahlawan sejak kecil, namun sayangnya ia tidak memiliki bakat apapun. Karena tak ada bakat, ia pun dikucilkan teman-temannya termasuk oleh Bakugo. Namun meski ia dianggap tak akan bisa menjadi pahlawan, namun ia tetap selalu antusias setiap kali pahlawan muncul menyelamatkan orang. Ia selalu mencatatnya dengan detail di buku catatannya.

Suatu hari ia bertemu dengan penjahat lumpur, ia ditawan dan kemudian diselamatkan All Might. Sejak saat itu keduanya dekat dan kemudian All Might tergerak hatinya karena ia dahulu juga merupakan orang tak berbakat sama seperti Midoriya. All Might juga disebut-sebut sebagai pahlawan sejati bahkan oleh kelompok pembunuh pahlawan.

Midoriya mewarisi bakat All Might dan berkembang dengan sangat melesat melebih teman-temannya dan Bakugo. Mulanya saat Midoriya belum sanggup memahami dan mengendalikan bakatnya, ia selalu celaka. Di sisi lain semua orang meragukannya, mencemohnya.

Pelajaran yang Bisa diambil dari My Hero Academia
All Might dan Izuku Midoriya (sumber: owebsku)

Namun perlahan, ia mulai memahami dirinya, bakatnya dan bagaimana cara mengatur bakatnya. Bakat yang dimiliki Midoriya adalah modal eksistensi diri untuk menjadi pahlawan seperti All Might. Gurunya di sekolah U.A selalu mengatakan bahwa pahlawan harus pandai mengendalikan bakat karena kalau tidak, bakat yang kita miliki justru bisa mencelakakan diri sendiri maupun orang lain.

Dari serial anime My Hero Academia kita bisa belajar bahwa bakat, kepintaran, atau kemampuan memiliki dua sisi mata uang jika kita tidak bisa mengendalikannya. Ia tak selamanya berdampak kebaikan ke kita dan orang disekitar kita tetapi juga sebaliknya. Karena itu, kita harus bijak untuk mengelola kemampuan, bakat atau kepintaran.