PC PMII DIY Gelar Pelantikan dan Pengajian Umum Bersama Gus Muwafiq

    Prosesi Pelantikan PC PMII DIY oleh Ketua Umum PB PMII Agus Herlambang (Foto: Zainul/Beritabaru.co)

    Berita Baru, Yogyakarta – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) DI Yogyakarta menggelar pelantikan pengurus. Acara yang berlangsung di Masjid Pathok Negoro Plosokuning tersebut menghadirkan KH. Ahmad Muwafiq untuk mengisi ngaji kebangsaan, Minggu (13/9).

    Acara yang mengusung konsep kebudayaan tersebut berlangsung khidmat dengan tetap mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19.

    Ketua Angkatan Muda-mudi Masjid Pathok Notonegoro Plosokuning, Subhi Shidqi mengucapkan selamat datang kepada seluruh undangan. Ia berharap acara dapat berjalan lancar.

    “Semoga pengurus terpilih semoga dapat menjalankan amanah tugasnya dengan baik,” ujar Subhi dalam sambutannya.

    Sementara itu, Ketua Panitia Acara Silmi Kholidah dalam sambutannya mengatakan acara yang bertema “Restrukturisasi organisasi PMII untuk menjawab tantanganan kebangsaan” ini diharapkan menjadi motivasi bagi kader PMII untuk bersama-sama menyatukan visi kebangsaan.

    “Hari ini PMII kembali ke masjid tanpa menghilangkan tradisi leluhur tanpa menghilangkan agama. Tantangan kebangsaan kita adalah upaya pemecah belah kebangsaan,” tegas Silmi.

    Majelis Pembina Cabang, Dr. Mochammad Sodik, S. Sos. M.Si. mengatakan bahwa perubahan itu harus dimulai dari keberanian harus dirawat dengan ketekunan dan ridho Tuhan.

    Berita Terkait :  Terpukau dengan Danau Toba, Raja Alexander dan Ratu Maxima Berencana Berikan Bantuan Penataan

    “Tidak semua organisasi adalah pergerakan. Anda adalah mahasiswa dan anda adalah bagian dari keislaman dan keindonesiaan,” ujarnya saat memberikan sambutan.

    “Tanggung jawab PMII adalah memajukan keislaman dalam bingkai keindonesiaan. Sehingga PMII DIY adalah upaya membangun Indonesia dari Yogyakarta,” jelasnya.

    Imam Masjid Pathok Notonegoro Plosokuning, KH. Kamaluddin mengatakan pihaknya merasa ikut bangga PMII begitu menggelora dan bersejarah. Menurutnya banyak tokoh yang terlibat dalam sejarah perjuangan bangsa ini.

    “Saya harap PMII yang mempunyai potensi kader yang didukung oleh para alim ulama mereka akan ikut andil dalam menyelesaikan permasalahan bangsa ini,” katanya.

    Sementara itu, Ketua PC PMII DIY, Yanju Sahara dalam sambutannya pasca dilantik mengatakan bahwa PMII akan senantiasa membela dan berada di garda depan membela Negara, Nahdlatul Ulama, dan para kiai.

    “Berdirinya bangsa ini dibangun atas perjuangan para ulama dan kiai. Maka
    Wajib hukumnya bagi kader PMII selalu dekat dengan NU, kiai, dan para ulama,” ujarnya.

    Yanju juga menegaskan bahwa PMII masih sangat membutuhkan bimbingan dari para ulama dan kiai dalam menjalankan roda organisasi.

    Berita Terkait :  PMII Rayon Pembebasan UIN Sunan Kalijaga Gelar RTAR Ke-54

    “Haram hukumnya kita mundur dari PMII dah haram hukumnya kita diam ketika para ulama dan kiai kita dihina,” pungkas Yanju. (*)

    - Advertisement -

    Tinggalkan Balasan