PBNU: Mendikbud Sepakat Tarik Naskah Kamus Sejarah Indonesia

-

Berita Baru, Jakarta – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim bersilaturrahmi ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. Kedatangan Nadiem diterima Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan beberapa pengurus lainnya.

Robikin Emhas, Pengurus Harian Tanfidziyah PBNU mengungkapkan, pertemuan Mendikbud dengan PBNU membahas polemik beredarnya draf kamus sejarah Indonesia yang memantik perdebatan, karena tidak memasukkan kesejarahan NU dan para ulama yang menjadi tokoh penting kemerdekaan RI.

Menurut Robikin, PBNU menegaskan, meminta Kemdikbud dalam menulis sejarah berpegang pada kaidah dan metodologi penulisan sejarah yang sesuai dengan prinsip ilmiah berbasis fakta sejarah. Sebab sejarah harus ditulis berdasarkan fakta.

“Kedua, secara teknis dan substansial kamus sejarah Indonesia yang beredar memiliki banyak catatan sehingga menimbulkan kegaduhan dan perdebatan di tengah masyarakat,” tulis Robikin dalam akun Instagram pribadinya, Kamis (22/4).

Staf Khusus Wakil Presiden Ma’ruf Amin itu menyampaikan, Mendikbud Nadim menerima masukan PBNU dan setuju untuk menarik naskah lama, serta akan menyusun naskah baru dengan tim yang akan melibatkan ormas seperti NU dan lainnya.

“Mendikbud Nadim Makarim menegaskan akan menarik naskah ataupun terbitan buku yang sudah beredar, mengingat masih banyak kekurangan dab ketidaklengkapan,” tegas Robikin. (MKR)

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

Facebook Comments