Paska Insiden Ultramaraton, 27 Pejabat China Dijatuhi Hukuman

-

Berita Baru, Internasional – Pemerintah China dilaporkan telah menjatuhkan hukuman terhadap 27 pejabat pasca insiden ultramaraton 100 km yang menewaskan 21 peserta pada Mei 2021 lalu. Insiden itu merupakan salah satu tragedi olah raga paling mematikan di dunia.

Ke 21 pelari meninggal karena hipotermia. Cuaca yang sangat dingin tiba-tiba menyelimuti lokasi berlangsungnya pertandingan di provinsi Gansu.

Para penyelidik mengatakan selain disebabkan oleh cuaca ekstrem, tragedi itu juga disebabkan oleh organisasi dan penyelenggaraan yang tidak profesional.

Seperti dilansir dari CNBC, salah satu pejabat yang mendapat hukuman adalah kepala daerah kabupaten Jingtai. Dia diberhentikan dari jabatannya pasca penyelidikan dilakukan.

Di antara pejabat lainnya yang dimintai pertanggungjawaban adalah walikota dan ketua Partai Komunis kota Baiyin, kota di bawah yurisdiksi Jingtai. Pejabat lain sisanya yang terkait acara itu mendapat peringatan disiplin.

Berita Terkait :  Hindari Sanksi AS, Enam Negara Eropa Gabung Instex
Berita Terkait :  Tentara Israel Serang Hamas di Gaza

Di tengah penyelidikan, ketua partai kabupaten Jingtai Li Zuobi dilapokan jatuh dari gedung apartemennya dan meninggal. Polisi mengesampingkan dugaan pembunuhan karena kematian Li masih diselidiki.

Belum jelas apakah kematian Li terkait dengan lomba marathon mematikan atau tidak.

Administrasi olahraga China mengatakan bahwa pihaknya menangguhkan semua acara olahraga berisiko tinggi yang tidak memiliki badan pengawas, aturan yang resmi, dan standar keselamatan yang jelas.

Kegiatan yang dihentikan termasuk olahraga gunung dan gurun, terbang dengan setelan sayap, dan lari jarak jauh.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Berita Terkait :  Dari 11 Terduga Terpapar Virus Corona, 10 Negatif dan 1 Tunggu Hasil

TERBARU