Pasar Bandeng Gresik Resmi Dibuka

-

Berita Baru, Gresik – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah membuka Pasar Bandeng di Lapangan Gembus Bungah, Rabu (5/5). Pembukaan secara simbolis tersebut sebagai tanda dimulainya pelaksanaan bandeng di 10 titik yang tersebar di Gresik.

Perlu diketahui, sepuluh titik tempat pelaksanaan Pasar Bandeng tersebut yaitu Lapangan Sitarda Ujungpangkah, Alun-alun Sidayu, Lapangan Gembos Bungah, Lapangan Suci Manyar, Multi Sarana Plaza Gresik, Lapangan Manunggal Kedamean, Lapangan Klampok Benjeng, Halaman Kecamatan Cerme, Lapangan Menganti dan Lapangan Duduksampeyan.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam sambutannya mengatakan, pasar bandeng merupakan ikon budaya dan kebanggaan masyarakat Gresik yang telah berjalan selama bertahun-tahun. Untuk itu, pemerintah komitmen akan tetap menyelenggarakan sebagai upaya pemulihan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

“Pemerintah tahun ini menggelar Pasar Bandeng di 10 titik agar mencegah kerumunan dalam skala besar, dan pasar bandeng ini harus tetap dilaksanakan sebagai icon budaya masyarakat Gresik, sekaligus sebagai upaya pemulihan ekonomi terutama menengah kebawah. Untuk itu, dalam pelaksanaannya harus tetap menerapkan protokol kesehatan ketat,” ungkap Wabup Bu Min.

Berita Terkait :  Jelang Seleksi SBMPTN 2020, IMAM Adakan Bimbel Masuk PTN

Wabup Bu Min menerangkan, pasar bandeng ini mengarah untuk pemulihan ekonomi dengan memberikan akses kepada masyarakat lokal, mulai dari nelayan dan petani, petambak, pedagang bandeng. Selain bandeng, tentunya pelaku UMKM Kuliner, UMKM non Kuliner, kelompok kesenian, pedagang mainan, pemilik sound system dan pemilim terop juga ikut merasakan manfaatnya.      

Berita Terkait :  Potret Toleransi, Umat Lintas Agama di Gresik Berbagi Ketupat di Gereja

“Pelaksanaan Pasar bandeng ini, kami memprioritaskan bandeng asli produksi petani Gresik. Kami minta pihak panitia terutama dinas perikanan mengecek betul hal ini. Kami bangga meskipun bandengnya tak terlalu besar tapi hasil petani Gresik asli,” katanya.

Sesuai harapan Bupati Gresik, tradisi Pasar bandeng, lelang bandeng dan kontes bandeng jangan sampai punah dari Kota Santri ini, meskipun pandemi. Jangan sampai juga pemulihan perekonomian masyarakat yang salah satunya memanfaatkan event tahunan ini juga runtuh akibat pandemi.

Berita Terkait :  Antisipasi Penyebaran COVID-19, Gubernur Kalteng Keluarkan Maklumat

Penyelenggaraan Pasar Bandeng ini akan berlangsung mulai tanggal 5 sampai 10 Mei 2021. Sedangkan pada Jum’at tanggal 7 Mei 2021 akan dilaksanakan festival dan lelang bandeng asli Gresik yang akan berlangsung di Halaman Kantor Bupati Gresik.

Berita Terkait :  Antisipasi Penyebaran COVID-19, Gubernur Kalteng Keluarkan Maklumat

Sementara itu, Camat Bungah, Kiki Nuriyadi menyampaikan, pasar bandeng di Lapangan Gembus diikuti puluhan stand yang seluruhnya adalah para pelaku UMKM yang berasal dari warga lokal sekitar bungah.

“Kami perlu sampaikan pasar bandeng diikuti 32 tand binaan Diskoperindag, Karang Taruna, dan akan berlangsung selama 6 hari, semoga bisa betul-betul memulihkan sektor ekonomi dengan memberdayakan UMKM di bungah,” terang Kiki.

Camat Kiki berharap, tradisi pasar bandeng ini bisa tetap ada sebagai wujud melestarikan tradisi yang berjalan sejak lama. Menurutnya, masyarakat sangat senang dengan adanya pasar bandeng ini.

Berita Terkait :  Lima Hari Hilang, Nelayan Gili Iyang Ditemukan Meninggal di Pulau Talango

“Alhamdulillah masyarakat senang, apalagi sekarang digelar langsung di 10 Kecamatan, jadi kalau dulu tidak semua bisa ke kota untuk melihat pasar baneng, sekarang bisa langsung melihat karena jaraknya tidak jauh dari rumahnya,” jelasnya.

Usai membuka acara, Wabup Bu Min didampingi Camat dan Forkopimcam Bungah berkeliling meninjau seluruh stand yang ada. Kemudian acara ditutup dengan buka bersama.

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

Facebook Comments