Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Paling Diburu Pemudik, Pedagang Pudak di Jalan Sindujoyo Gresik Banjir Rezeki

Paling Diburu Pemudik, Pedagang Pudak di Jalan Sindujoyo Gresik Banjir Rezeki

Berita Baru, Gresik – Lebaran tahun ini membawa keberkahan tersendiri bagi para pedagang jajanan dan kuliner khas Gresik di Jalan Sindujoyo Kecamatan Gresik. Puluhan toko di jalan itu menjadi tempat tujuan bagi pemudik maupun orang dari luar kota yang ingin membeli oleh-oleh tradisional terutama jelang dan pasca perayaan Idul Fitri 1443 Hijriah.

Sepanjang jalan Sindujoyo Gresik memang banyak berjajar toko yang menjajakan oleh-oleh khas Gresik. Salah satunya adalah Pudak, jajanan yang terbuat dari campuran tepung beras, gula, dan juga santan, kemudian diolah dan dimasukkan dalam kemasan dari pelepah daun pinang.

Konon, Pudak merupakan salah satu jajanan khas Gresik yang sudah melegenda di Indonesia sejak jaman para wali songo dahulu. Tak heran, jika kue ini menjadi salah satu primadona oleh-oleh yang paling diburu pemudik atau para pengunjung ketika di Gresik, sebagai oleh-oleh untuk dihidangkan bersama keluarga di rumah.

Wahyu, salah satu pedagang di Toko Jalan Sindujoyo mengungkapkan, penjualan jajanan khas kota Gresik belakangan kian meningkat pesat, terutama sebelum dan sesudah lebaran. Kata dia, Pudak paling diburu pemudik diantara jajanan lainnya.

“Pudak paling laris manis diburu pembeli diantara jajanan lainnya, terutama saat sebelum dan sesudah lebaran seperti sekarang ini,” katanya.

Wahyu bercerita, jika di hari-hari biasa penjualan Pudak hanya melayani pesanan saja. Namun di momen lebaran, ribuan bungkus Pudak dapat terjual laris manis setiap harinya, omzetnya pun ikut meroket hingga jutaan rupiah.

“Kalau hari-hari biasa hanya sesuai pemesanan, momen lebaran seperti sekarang ini bisa 3x lipat, sehari penjualan bisa mencapai 3000 bungkus bahkan lebih, bersyukur saja dapat rezeki berkah bulan ramadhan dan Idul Fitri,” ucap dia.

Untuk harga jual, pria berkulit kuning langsat itu mengaku tidak menaikkan sekalipun momen lebaran. Seperti satu bendel Pudak berisi sepuluh biji tetap dipatok 40 ribu seperti hari biasa. Begitupula Madu Mongso satu kotak dijual 20 ribu.

“Alhamdulillah, sebelum dan setelah lebaran ramai pembeli dari dalam dan luar kota untuk oleh-oleh mudik,” ujar Wahyu.

Sementara itu, salah satu pemudik asal Gresik bernama Mila Nisfayani yang hendak berangkat ke Lampung Timur mengaku sengaja mampir terlebih dahulu ke Jalan Sindujoyo untuk membeli Pudak dan Madu Mongso sebagai oleh-oleh keluarga di kampung halaman.

“Sebelumnya saya sudah pernah beli, dan saya bawa pulang ke Lampung Timur, keluarga banyak yang suka Pudak, jadi sekarang saya beli lagi untuk oleh-oleh keluarga disana, harganya juga enggak mahal, dan relatif awet dibawa perjalanan jauh, kali ini saya beli empat bandel Pudak, saya juga beli Madu Mongso,” jelasnya.

Di toko pusat oleh-oleh khas Gresik itu, Mila tidak sendiri, sebab dia datang bersama ibu mertua dan adik iparnya. Mereka pun memborong Pudak dan sejumlah jajanan lainnya. Kebetulan, adik iparnya juga hendak mudik lebaran ke Pamekasan Madura bersama suaminya.

“Adek saya tadi beli tujuh bandel Pudak dengan berbagai jenis warna dan beberapa jajanan khas Gresik, mau dibawa mudik ke Madura bersama suaminya untuk oleh-oleh keluarga disana,” tutup Mila menambahkan.