Open Go­ver­n­ment Week Upaya Meningkatakan Kualitas Pembangunan Dan Pelayanan Publik

-

Berita Baru, Jakarta – Pemerintah daerah Kabupaten Brebes Jateng dan Kabubaten Banggai Sulteng dan koalisi masyarakat sipil menggelar diskusi untuk merespon perubahan pembangunan yang terus berkembang. Salah satunya adalah perubahan pembangunan selama pandemi Covid-19 sejak 2020-2021.

Diskusi dengan tajuk Open Go­ver­n­ment Week (OGW) merupakan salah satu upaya untuk meningkatakan kualitas pembangunan dan pelayanan publik.

Kegiatan tersebut diselenggarakan secara online selama lima hari, Senin 17 – Jumat 21 Mei 2021 dengan tema, ‘Peran Ko-Kreasi Untuk Meningkatkan Kualitas Pembangunan dan Pelayanan Publik.

Dalam kesempatan tersebut dilaksanakan beberapa agenda diantaranya Training Of Trainer untuk Pemerintah Daerah dan Mitra Organisasi Masyarakat Sipil, Inovasi Layanan untuk Kelompok Marginal, Opentender.net Sebagai Tools Pengawasan Bagi Inspektorat Dalam Pengadaan Barang Dan Jasa, Kemudian Transparansi dan Akuntabilitas Penanganan Pandemi dan Vaksinasi Covid-19.

Berita Terkait :  Jokowi Ingin Indonesia Tampil dalam Dubai Expo 2020

Djoko Gunawan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Brebes  Jawa Tengah menuturkan kegiatan itu merupakan upaya untuk mendorong pemerintah daerah sampai tingkat pusat untuk memberikan akses informasi secara mudah kepada masyarakat. Sehingga masyarakat juga ikut mengawasi kebijakan yang dijalankan oleh pemerintah selama masa pandemi Covid-19.

Berita Terkait :  Seleksi Satu Juta Guru PPPK Akan Dimulai Agustus 2021

“Salah satu praktek baik yang kami lakukan untuk mengukur efektivitas anggaran dan kebijakan selama masa pandemi Covid-19. Kami megembangkan web yang diberi nama, Sambang Bansos,” tutur Djoko.

Lebih lanjut Djoko menambahkan, pemerintah daerah Kabupaten Brebes berupaya untuk melakukan pengawasan terhadap Bantuan Sosial (Bansos) selama masa pandemi Covid-19. Hal ini sebagai upaya untuk meminimalisir kebocoran anggaran dan agar bantuan tepat sasaran.

Berita Terkait :  Indonesia Berada di Peringkat Tengah Transparansi Anggaran Penanganan Covid-19

“Ini salah satu upaya untuk memberikan akses mudah terhadap masyarakat, ketika ingin mengetahui kebijakan apa saja yang dibuat dan yang dilakukan pemerintah daerah selama pandemi Covid. Kemudian kami kembangkan web yang diberi nama, ‘Sambang Bansos’. Kemudian, hasil dari pada kinerja web tersebut, pemerintah daerah mampu melakukan penghematan anggaran sebesar 1.983 milliar sekian,” tutup Djoko dalam diskusi.

Berita Terkait :  Menkes Terangkan Perkembangan Serapan Anggaran Kemkes Tahun ini

Di pihak lain Ramli Tongko Kepala Perencanaan Pembangunan (LITBANGDA) Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah menambahkan, Praktek baik kebijakan yang dikembangkan oleh pemerintah daerah Kabupaten Banggai bersama para pemuda kreatif membuat web atau aplikasi pasar pertanian online.

“Kita ketahu bersama bahwa selama pandemi Covid-19, aktifitas mayarakat lebih banyak di rumah. Sehingga untuk memberikan akses mudah kepada masyarakat, pemerintah Kabupaten Banggai bekerja sama dengan para pemuda membuat aplikasi yang diberi nama, ‘draiv’,” tutur Ramli.

Berita Terkait :  FITRA Minta KPK Usut Kementerian dan Lembaga yang Menggunakan Rekening Pribadi

Ramli menambahkan, aplikasi ini dikembangkan untuk pasar tani online, Ojek Online (Ojol) dan juga untuk pemesanan kuliner secara online. Hal itu untuk merangsang geliat ekonomi selama masa pandemi covid-19.

“Atas praktek baik tersebut, pemerintah daerah Kabupaten Banggai berharap mampu menjadi salah satu pemantik ekonomi di masyarakat dan untuk menurunkan angka pengangguran,” pungkas Ramli.

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

Facebook Comments