Nyate Bareng Ojek Online, Menhub Singgung Kepastian Tarif dan Asuransi

    Ojek Online

    Beritabaru.co, Jakarta – Kementerian Perhubungan Republik Indonesia menggelar kegiatan “Nyate Bareng Menhub” yang diselenggarakan di Parkiran Selatan Plaza GBK, Senayan Jakarta, Minggu (11/8).

    Selain Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, kegiatan tersebut dihadiri 500 pengemudi ojek online dari Gojek dan Grab, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Direktur Angkutan Jalan Ahmad Yani, serta Direktur Prasarana Transportasi Jalan Risal Wasal, perwakilan dari manajemen aplikator Ojek Online Gojek dan Grab Indonesia, serta dimeriahkan oleh gitaris Abdee “Slank” dan pegiat media sosial Vincent Raditya.

    Dalam kesempatan ini Menhub meminta kepada pihak aplikator dan pengemudi untuk selalu kompak dan mengatasi perbedaan atau masalah dengan cara berdiskusi.

    “Disini ada aplikator dan pengemudi. Harus kompak dan saling melengkapi. Karena ojek online ini menggerakan ekonomi, memberikan penghidupan dan memudahkan masyarakat”. Ujar Menhub Budi Karya.

    Jadi, lanjunya, ia mengharapkan manajemen Grab dan Gojek kooperatif. Pengemudinya juga harus komitmen tidak mudah berdemo. Menhub menawarkan opsi diskusi jika ada perbedaan.

    Menhub berkomitmen untuk mengusahakan kepastian tarif yang tidak merugikan, baik untuk pengemudi, aplikator maupun masyarakat.

    “Pertama, kita usahakan bagaimana kepastian pendapatan itu terjadi. Sehingga kita lakukan penyesuaian tarif di beberapa kota. Ini akan bertahap kita lakukan. Kemarin sudah dilakukan di kota-kota besar. Kedepannya nanti akan kita lakukan semuanya di 25 kota. Kalau ada suatu kepastian yang mereka dapatkan, mereka (pengemudi) bisa merencanakan kehidupannya dengan lebih baik”. Ucap Menhub.

    Selain itu, Menhub juga ingin agar para pengemudi ojek online diberikan fasilitas asuransi, seperti yang sudah diberikan oleh aplikator untuk para pengemudi taksi online. [Ahmad/Siaran Pers]

    Tinggalkan Balasan