Muscab V, Abdul Qodir Terpilih Jadi Ketua DPC PKB Gresik

    Berita Baru, Gresik – Musyawaroh Cabang (Muscab V) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Gresik di Aula Azana Hotel Saptanawa II Jalan Arif Rahman Hakim, Kebomas Gresik, menetapkan H. Abdul Qodir sebagai Ketua Tanfidz DPC PKB Gresik periode 2021-2026, Minggu (8/3).

    Musyawaroh tertinggi tingkat kabupaten itu dihadiri perwakilan Polres Gresik, Kodim 0817 Gresik, segenap jajaran DPC PKB Gresik, Anggota DPRD F PKB, serta perwakilan 18 Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) se-Kabupaten Gresik, meliputi Ketua Dewan Syuro dan Ketua Dewan Tanfidz. Nampak hadir juga Bupati Gresik H. Fandi Ahmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Hj. Aminatun Habibah.

    Terpilihnya Abdul Qodir menggantikan posisi H. Mohammad Qosim yang menjabat sebagai Ketua Tanfidz DPC PKB Kabupaten Gresik periode sebelumnya itu berdasarkan Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB dengan nomor 5822/DPP/202/III/2022. Sebelumnya Abdul Qodir menjabat sebagai Ketua Lembaga Pemilu (LPM).

    “Jadi keputusan ini ditetapkan oleh DPP selanjutnya disepakati seluruh perwakilan DPAC se-Kabupaten Gresik, dan setelah ini agenda kita adalah menyusun program kerja internal yang nantinya kita ajukan ke DPW dan DPP, lalu untuk kerja eksternal kita lakukan pengawasan dan kemitraan dengan pemerintah,” terang Qodir usai rapat pleno Muscab V DPC PKB Gresik.

    Pria yang juga menjabat Ketua DPRD Gresik itu menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan terkait rancangan program kerja prioritas sebagai mitra pemerintah.

    “Kedepan, kita mendukung pemerintah yang telah menerbitkan kebijakan Zero Plastik, yakni mengurangi bahkan menghilangkan penggunaan sampah plastik, yang pasti kita akan banyak bersinergi dengan pemerintah,” jelasnya.

    Sementara itu, Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar dalam sambutan pembuka Muscab serentak se-Jawa Timur ini menyampaikan, kader PKB agar kuat dan solid, kompeten serta berintegritas sebagai modal bagi kemajuan demokrasi di tanah air.

    Menurut Gus Ami begitu sapaan akrab Muhaimin Iskandar, jika partai politik kuat, sehat dan bermutu maka demokrasi di tanah air akan bermutu. Parpol yang kokoh, mandiri dan bermartabat, maka bermartabatlah demokrasi di Indonesia.

    “PKB harus jadi arus utama kemajuan demokrasi. Jadi virus positif untuk kebaikan sistem demokrasi Indonesia,” pesannya.

    Kepada seluruh peserta Muscab, sambung Cak Imin, mengedepankan permusyawaratan permufakatan yang solid dan produktif, itulah masa depan demokrasi yang kita mulai, kita jaga dan kembangkan di masa depan.

    “Reformasi kita sudah menginjak 29 tahun, maka dalam kesempatan ini, saya berpesan agar peserta Muscab bisa menghasilkan kesolidaritasan dan kedewasaan berpolitik,” tutup Gus Ami.

    Facebook Comments
    - Advertisement -

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini