Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Mural ‘Giant Greta’ akan Mengawasi San Francisco Setiap Hari
(Foto : The Guardian)

Mural ‘Giant Greta’ akan Mengawasi San Francisco Setiap Hari



Berita Baru, Internaisonal – San Francisco, sebuah kota yang bangga akan eko-kesadarannya akan segera memiliki mural raksasa wajah seorang aktivis iklim dari Swedia, Greta Thunberg, yang memandangi pusat kota untuk mengingatkan penduduk agar menghormati planet ini.

Dilansir dari The Guardian, Sabtu (9/11) muralis Argentina Andres Iglesias, yang menandatangani karya seninya dengan nama samaran ‘Cobre’ diperkirakan akan menyelesaikan proyek di lingkungan Union Square pada pertengahan minggu depan, SFGate melaporkan.

“Perubahan iklim adalah nyata. Gadis ini, Greta, luar biasa dan dia tahu apa yang dia lakukan. Saya berharap dengan mural ini orang-orang akan menyadari bahwa kita harus menjaga dunia.” Kata Cobre kepada SFGate.

Kelompok nirlaba lingkungan One Atmosfer dilaporkan menjangkau Cobre setelah mural Williams dijadwalkan turun dan tepat ketika Cobre sedang mencari bangunan untuk proyek berikutnya. Organisasi itu disebut memasok semua cat untuk proyek tersebut.

Ini bukan pertama kalinya Thurnberg diabadikan dalam seni jalanan. Awal tahun ini, artis aerosol yang berbasis di Inggris Jody Thomas melukis potret 50ft remaja di wajah Pabrik Tembakau bersejarah di Bristol.

“Dia sangat dalam sorotan, sangat terkini, sangat kontemporer dan dia jelas memimpin masalah yang sangat-sangat penting yang mempengaruhi kita semua di planet ini,” Thomas mengatakan kepada Huffington Post.

Pada usianya yang baru 16 tahun, Thunberg telah mencapai status agung nominasi hadiah perdamaian Nobel, pemimpin gerakan untuk merebut kembali planet untuk generasi mendatang, menjadi fokus ejekan Donald Trump, dan pahlawan di antara kaum progresif dan kaum muda.

Pada bulan September, Thurnberg menjadi penggerak inisiasi pemogokan dan terkoordinasi untuk memprotes kelambanan pemerintah terhadap krisis iklim. Demonstrasi membentang sekitar 185 negara di salah satu protes lingkungan terbesar dalam sejarah.

“Kamu telah mencuri mimpiku dan masa kecilku dengan kata-kata kosongmu. Namun saya salah satu yang beruntung. Orang-orang menderita. Orang-orang sekarat. Seluruh ekosistem runtuh. Kita berada di awal kepunahan massal, dan yang bisa anda bicarakan hanyalah uang dan dongeng tentang pertumbuhan ekonomi abadi. Berani sekali kamu!” Kata Thurnberg, saat berpidato di KTT Aksi Iklim PBB.

“Pesan saya adalah bahwa kami akan mengawasi Anda,” katanya.

Dan sekarang, setipa hari dia akan mengawasi San Fransisco juga.

Sumber : The Guardian