Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Mulai Tak Solid, Satu diantara “Big Six” Premier League Pertimbangkan Mundur dari ESL
Source : Times

Mulai Tak Solid, Satu diantara “Big Six” Premier League Pertimbangkan Mundur dari ESL



Berita Baru, Olahraga – Dari 12 Founding Clubs European Super League, diketahui bahwa separuh diantaranya adalah tim-tim Inggris. Mereka yang menakaman diri sebagai “The Big Six” di Premier League kompak untuk menjadi pendiri ESL. The Big Six yang dimaksud adalah raksasa-raksasa Inggris Manchester United, Chelsea, Liverpool, Arsenal, Manchester City, dan Tottenham Hotspurs. Seperti diketahui The Big Six mendeklarasikan ESL bersama enam klub lainnya yang diwacanakan menjadi kompetisi tandingan Liga Champions pada Minggu (18/21).

Namun belakangan ini, dikabarkan bahwa Big Six sudah mulai tidak solid dan berpotensi goyah terhadap komitmen ESL. Menurut laporan The Times, salah satu diantara anggota Big Six mulai ragu bermain di ESL seiring dinamika yang terjadi di lapangan. Menurut laporan The Times, klub yang tidak disebutkan namanya tersebut sudah mulai resah karena faktor fans atau suporter. Dikabarkan bahwa supporter klub tersebut melakukan penolakan keras atas keputusan klub yang memilih terlibat di ESL, bahkan dikabarkan supporter tersebut mengancam akan ada tindakan pemboikotan jika klub kesayangannya tidak mundur dari ESL.

Lebih lanjut, klub tersebut secara internal sudah mulai goyah dengan keputusannya. Dikabarkan bahwa klub tersebut baru-baru ini mengggelar rapat darurat internal untuk membahas bagaimana respon klub terhadap aspirasi para supporter yang secara nyata bertolak beakang dengan pandangan klub. Atas insiden itu, mereka dikabarkan mulai mempertimbangkan secara matang dan serius untuk mundur dari ESL.

Namu laporan itu juga memprediksikan bahwa tidak mudah bagi klub tersebut untuk keluar dan inkonsisten terhadap keputusan mereka di ESL. Kabarnya, klub yang nekat keluar dari European Super League akan mendapatkan tuntutan bernilai milyaran Euro sebagai akibat dari inkonsistensi mereka pada kesepakatan awal.