Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

S-400 Turki
(Foto: Kementrian Pertahanan Turki)

Meski Dilarang AS, Pengiriman S-400 ke Turki Tetap Menjadi Agenda Rusia

Berita Baru, Internasional – Mengutip berita harian Sputnik, Kepala Dinas Rusia untuk Kerjasama Teknik Militer, Dmitry Shungayev mengatakan kepada National Defence pada hari Kamis (7/5) bahwa Rusia dan Turki sedang membahas komposisi dan agenda pengiriman tambahan sejumlah senjata pertahanan udara S-400 buatan Rusia.

“Masalah tambahan sejumlah senjata S-400 untuk Turki tetap dalam agenda. Kami sedang mengkoordinasikan komposisi, agenda pengiriman dan kondisi lainnya. Negosiasi sedang berlangsung hari, dan kami berharap untuk dapat mencapai kesepakatan di masa mendatang,” ujar Shugayev mengutip Sputnik.

Pernyataan ini muncul setelah pada tanggal 2 Mei, juru bicara kepresidenan Turki Ibrahim Kalin mengatakan bahwa karena pandemi COVID-19, turki menunda penyebaran S-400.

Ibrahim Kalin juga mengatakan bahwa Presiden Erdogan masih tertarik untuk membeli sistem pertahanan buatan Amerika Serikat, American Patriot, meskipun AS telah melayangkan beberapa sanksi terhadap Turki.

Rusia telah memenuhi kontrak pertamanya terkait senjata pertahanan S-400 Turki dengan mengirimkan empat divisi S-400 ke Turki. Total pembelian itu diperkirakan mencapai US$ 2,5 miliar.

Suksesnya transaksi tersebut menciptakan kemungkinan adanya opsi penambahan satu unit atau satu divisi lagi.

Namun, pada saat yang sama Turki juga menginginkan American Patriot. AS menentang keras keputusan Turki yang telah membeli S-400 dan melarang mereka untuk menggunakannya. AS mengklaim bahwa S-400 tidak kompatibel dengan sistem pertahanan NATO meskipun Yunani dulu pernah menggunakan American Patriot dan S-300 secara bersamaan.

SumberSputnik News