Berita

 Network

 Partner

Al-Quran

Mau Menghafal Al-Quran dengan Mudah, Ini Strateginya

Berita Baru, Yogyakarta – Menghafal Al-Quran adalah salah satu perkara kunci bagi Muslim, terutama santri.

Seperti disampaikan KH. Muslim Nawawi Pengasuh Pesantren Annur Yogyakarta dalam Kuliah Umum yang diadakan Institut Ilmu Quran (IIQ) Annur, Senin (18/10), yang menjadikan menghafal Al-Quran kunci adalah dampaknya yang abadi.

Siapa pun yang menghafal Al-Quran, katanya, kelak di alam setelah kematian akan merasakan manfaatnya.

“Barangsiapa menjadikan Al-Quran teman dekatnya semasa hidup, maka kelak di alam kubur ia akan dihibur oleh Al-Quran,” jelas KH. Muslim di Aula Utama IIQ Annur.

Dalam seminar yang dihadiri oleh rektor IIQ Ahmad Sihabul Millah ini, KH. Muslim membagikan strategi untuk mudah menghafal Al-Quran.

Berita Terkait :  Haul Pendiri Pondok Alhamidiyah, Wagub Jabar: Santri Harus Kuasai Ilmu Politik

“Pada dasarnya strategi utama menghafal Al-Quran hanya satu, simpel, yaitu bagaimana kita bisa nderes dan ngaji dengan menyenangkan,” ungkapnya.

Menurut KH. Muslim kiat menghafal Al-Quran adalah fun. Menyenangkan. Menikmati setiap aktivitas nderes Al-Quran.

Kemudian, KH. Muslim melanjutkan, siapa pun penting untuk memahami bahwa ukuran sukses dalam menghafal Al-Quran bukanlah diwisuda atau semacamnya.

Namun, sukses di sini lebih pada ketika santri bisa menghafal beberapa ayat setiap hari dan kemudian menyetorkannya pada Kiai atau Ibu Nyai.

“Ukurannya simpel. Dengan ukuran ini, kita setiap hari bisa merasakan sukses. Iya kan?” ujar KH. Muslim dalam diskusi yang diselenggarakan secara luring sekaligus daring via Youtube IIQ Annur Yogyakarta ini.

Berita Terkait :  Ribuan Santri di Jatim Pulang Sebelum Larangan Mudik Berlaku

Di samping itu, satu hal lagi yang perlu dicatat adalah bahwa menghafal Al-Quran tidak membutuhkan kemampuan khusus.

Yang dibutuhkan di situ hanya kemauan lebih. Dan dari kemauan ini nantinya santri diandaikan untuk melakukan sepenuh hati.

“Kenapa harus sepenuh hati? Soalnya jika setengah hati, maka kalian akan menjumpai kesulitan yang setengah mati,” pungkasnya dalam kuliah umum yang dipandu oleh Khoirun Niat Wakil Rektor III IIQ Annur ini.