Masih 18 Tahun, Dito Kelola Klinik Arjuna Husada di Malang

    Klinik Arjuna Husada
    Pramudito Putra Virmanzah pengelola Klinik Arjuna Husada di Malang

    Berita Baru, Malang – Saat kebanyakan anak muda menghabiskan waktu dengan nongkrong atau bermain game, hal itu tidak berlaku bagi Pramudito Putra Virmanzah. Pada usia-nya yang masih 18 tahun, pria yang akrab disapa Dito ini sudah dipercaya sang Ayah untuk membantu mengembangkan Klinik Arjuna Husada yang berada di Kromengan, Kabupaten Malang. Kepercayaan itu tidak sia-siakan oleh Dito. Ia bertekat menjadikan kepercayaan sang Ayah sebagai pijakan dalam mengembangkan bakat berwirausaha.

    Tidak cukup sekedar berwirausaha, Dito juga merupakan anggota Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Malang. Di HIPMI, pria kelahiran Balikpapan, 15 Juni 2001 ini ingin terus belajar. Dia berharap bias bisa menjadi pengusaha sukses. ”Saya ingin belajar kepada senior-senior yang sudah menjadi pengusaha sukses,” kata Dito kepada beritabaru.co, Minggu (25/8)

    Dito sadar kalau kiprahnya saat ini belum apa-apa, makanya masih perlu belajar. Dia ingin terus mengembangkan Klinik Arjuna Husada yang direncanakan membangun cabang di daerah kepanjen timur. ”Saya ingin klinik ini menjadi jujukan di Malang Selatan, sehingga kalau orang sakit, jujukannya ke klinik itu,” imbuhnya.

    Berita Terkait :  Launching Santripreneur Tuban, Gus Ut: Kota Ini Dulu Jalur Perlintasan Ekonomi

    Saat ini, klinik tersebut masih terdiri satu lantai. Oleh mahasiswa baru Universitas Merdeka (Unmer) Malang ini, klinik tersebut direncanakan akan dibangun menjadi dua lantai. ”Sekarang bisa menampung rawat inap 20, nanti ketika sudah dibangun menjadi 40 rawat inap,” ungkapnya.

    Selain itu, dia juga akan melakukan pembenahan dalam sektor pelayanan. Salah satunya, dia saat ini sedang mencari resepsionis buat klinik tersebut.”Jadi agar orang kalau kesana di sambut dengan baik, seperti ketika kita masuk perbankan,” jelas alumnus SMAN 1 Kepanjen ini.

    Klinik Arjuna Husada sekarang masih mempekerjakan sekitar 12 orang dokter dan perawat 15. ”Kita akan kembangkan terus, targetnya dalam waktu dekat akan membuka cabang baru , dan bisa menjadi rujukan orang Malang Selatan,” imbuhnya.

    Terinspirasi oleh Sang Ayah

    Memutuskan menggeluti dunia usaha, Dito terinspirasi oleh Yusron Virmanza. Menurutnya sang Ayah mempunyai ketekunan, sehingga menjadi pengusaha sukses. ”Ayah dulu pernah bergabung di perusahaan asing bidang GIS telekomunikasi dan pernah berkecimpung usaha konsorsium  batu bara di kalimantan, alhamduliah sekarang sudah mengembangkan usaha baru di malang

    Berita Terkait :  Game dan Aplikasi Kota Malang Serap 2.200 Tenaga Kerja

    Dia lantas mencontohkan sang ayah yang kini sedang mendapat kepercayaan dari divisi 2 kostrad sebagai CEO VICADHA SHOOTING CLUB mengembangkan lapangan tembak di Kampoeng tentara depan madivif 2 kostrad. ”Jadi ayah saya itu turun langsung memantau agar lapangan tembak ini bagus dan bermanfaat buat masyarakat,” imbuh pria yang hobi main golf ini.

    Selain itu, Dito ingin seperti Ayahnya yang selalu berbakti kepada orang tua. Menurutnya, sang ayah tidak pernah membantah dan sealu menuruti keinginan orang tua.”Dengan tekun dan berbakti orang tua ayah saya bisa sukses, saya akan selalu mentaati orang tua supaya sukses,” imbuhnya

    Kedepan, dia akan terus belajar mengembangkan usahanya, sambil kuliah. ”Saya kira bisa mengembangkan usaha sambil kuliah, karena memang keinginan saya menjadi pengusaha sukses, bisa bermanfaat dengan membuka lapangan kerja,” pungkasnya. (Ads)

    - Advertisement -

    Tinggalkan Balasan