Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Adik Marc Marquez: Jika Kakak Saya Gabung Ducati, Pasti Lebih Kuat
Adik Marc Marquez: Jika Kakak Saya Gabung Ducati, Pasti Lebih Kuat

Murah Hati, Marc Marquez Sumbang Rp 1,6 Miliar Untuk Penderita Penyakit Mata



Berita Baru, Olahraga – Rider Repsol Honda, Marc Marquez didaulat sebagai duta Learn for Sight, yakni organisasi kesehatan yang melawan penyakit mata di berbagai negara.

Marc Marquez juga merogoh uangnya sendiri untuk membantu para penderita penyakit mata itu dengan uang sebesar 100.000 Euro atau setara dengan Rp 1,6 miliar.

Alasan mengapa Marc Marquez menjadi duta Lear for Sight karena ia pernah memiliki kendala pada matanya sejak belia. Ia mendapatkan cedera diplopia alias penglihatan ganda pada mata kanannya pada 2011, yakni usai mengalami kecelakaan hebat dalam Moto2 Malaysia di Sirkuit Sepang.

Insiden itu melumpuhkan saraf keempat pada matanya, sehingga ia harus dioperasi. Ia pun harus rela gelar dunia Moto2 kala itu jatuh ke tangan Stefan Bradl. Usai Marquez menjalani operasi, cedera ini tak pernah mengganggunya selama 10 tahun.

Kekhawatiran para dokter menjadi nyata saat Marquez mengalami highside dalam sesi pemanasan MotoGP Mandalika. Usai jatuh, ia dinyatakan kembali mengalami gegar otak, dan penglihatannya terganggu dalam perjalanan pulang ke Spanyol. Lagi-lagi, diplopianya kambuh dan cedera ini bakal mengancam karier Marquez jika kambuh lagi.

Marc Marquez yakin kesadaran atas penyakit mata harus lebih tinggi. Atas alasan ini ia bergabung dengan Learn For Sight. Statusnya sebagai duta kesehatan mata diresmikan di Barcelona, Spanyol, Senin (19/12/2022).

Proyek ini ditargetkan untuk terus meningkatkan kepedulian pada kesehatan mata bagi masyarakat Haiti. “Dengan diplopia, saya tak hanya tak bisa balapan, melainkan juga tidak bisa mandiri. Saya tak bisa pergi naik mobil, dan saya tergantung pada orang lain. Saya juga tak bisa membaca,” ujarnya via Sky Sport.

Menurut Marquez, cedera mata juga lebih menakutkan ketimbang patah tulang lengan. “Cedera lengan saya memang sakit, tetapi kadang saya bisa saja tak memikirkannya. Namun, ketika dapat penglihatan ganda, saya hanya bisa melupakannya ketika tidur,” curhat pembalap berusia 29 tahun ini.