Manchester United Minati Gelandang Rennes, Eduardo Camavinga

Foto: Reuters

Berita Baru, Sepakbola – Agen Eduardo Camavinga, Jonathan Barnett membincang mengenai keberlanjutan kliennya di masa depan. Kata Barnett, gelandang Rennes punya peluang untuk bermain di Liga Inggris usai pindah dari Prancis.

Sebagaimana diketahui, Eduardo Camavinga baru menjalani debutnya di Rennes pada musim 2019-2020 lalu. Tetapi, Camavinga masih baru berusia 18 tahun dan mampu tampil impresif dengan mencatatkan 36 penampilan di semua kompetisi dan torehan satu gol juga dua assist.

Berkat kepiawaiannya ketika mengawal lini tengah Rennes, Camavinga mampu memberikan bvanyak bantuan bagi Rennes hingga finish di peringkat ketiga klasemen akhir Ligue 1 2019-2020, dan sekaligus meloloskan klubnya ke zona Liga Champions musim depan.

Tapi sayang, pada musim ini, performa Rennes mengalami penurunan dengan baru mengemas 44 poin dari 30 laga dan tuk sementara masih tertahan di peringkat ke-7 klasemen. Meski demikian, performa individu Camavinga sebagai gelandang box-to-box tetap menuai pujian dari banyak pihak.

Bahklan, namanya juga turut menarik atensi besar pecinta sepakbola dunia usasi Real Madrid dikabarkan kepincut dengan talentanya pada awal musim ini.

Camavinga disebut-sebut sebagai The Next N’Golo Kante. Hal itu kencang dikaitkan dengan Madrid menyusul keinginan mereka untuk mendapatkan jasa gelandang pelapis untuk Casemiro. Meski hingga sekarang, hal itu hanya sebatas rumor saja, sebab Los Blancos masih bergerak pasif.

Situasi itu kemudian dimanfaatkan oleh klub Inggris, Manchester United untuk mencoba menggoda Camavinga supaya pindah ke Old Trafford musim panas nanti. United memang membutuhkan pemain untuk posisi gelandang bertahan mengingat besar kemungkinan Paul Pogba akan hengkang pada bursa pemain tahun ini.

Potensi Setan Merah mendatangkan Camavinga dinilai pun cukup besar. Sang agen, Jonathan Barnet mengisyaratkan agar sang gelandang memilih liga Inggris jika nantinya hengkang dari Rennes.

“Camavinga bisa bermain musim depan di Liga Inggris. Dia sebagus itu. Apakah dia mau atau tidak, saya belum tahu.” tutur Jonathan Barnet, dikutip dari Mirror, Sabtu (3/4).

“Latar belakangnya yang sulit, jika Anda tahu apa yang dia alami sebagai pengungsi dan rumahnya yang terbakar di Rennes, namun karakternya luar biasa kuat. Dia tidak seperti rata-rata berusia 18 tahun. Pada satu titik, Liga Inggris adalah kompetisi yang sangat sulit, tapi dia pasti akan berlaga di Premier League. Bermain di depan 100 ribu orang tidak akan membuatnya takut,” tutup Jonathan.

Facebook Comments
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini