Berita

 Network

 Partner

Mahasiswa Jepang Pelajari Budaya Sunda di "Indonesia Day"

Mahasiswa Jepang Pelajari Budaya Sunda di “Indonesia Day”

Berita Baru, Jakarta – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo selenggarakan “Indonesia Day: Pesona Seni Budaya Jawa Barat”. Dalam acara tersebut, mahasiswa Universitas Keio Jepang terlihat antusias mempelajari budaya Sunda, seperti degung dan tari Jaipong.

Acara yang berlangsung pada hari Rabu (16/9) kemarin ini, dibuka langsung oleh Duta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi, didampingi oleh Kepala Bidang Penerangan, Sosial dan Budaya dan jajaran pejabat KBRI Tokyo lainnya.

Dikutip dari Antara, Heri Akhmadi mengatakan bahwa sebanyak 26 mahasiswa pembelajar dan pengajar Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) dari Universitas Keio Kampus Shonan Fujisawa, Kanagawa yang berjarak 60 kilometer dari Tokyo hadir langsung di ruang promosi Japan Indonesia Partnership Lounge (Jaipong) KBRI Tokyo.

Para pelajar dan pembelajar BIPA dari berbagai belahan dunia, lanjutnya, juga ikut hadir secara daring. “Saya bangga melihat generasi muda Jepang antusias belajar bahasa dan budaya Indonesia,” kata Dubes.

“Hari ini mereka juga belajar tari Jaipong dan degung. Saya berharap ini bisa membuat mereka semakin mencintai Indonesia,” tambah Heri dalam keterangan tertulisnya.

Sementara itu, Profesor Yo Nonaka yang juga merupakan Ketua Program Bahasa Indonesia Universitas Keio mengaku gembira dan mengapresiasi kegiatan ini. Ia berharap para mahasiswa dapat lebih bersemangat dalam mempelajari kekayaan seni dan budaya Indonesia.

“Akibat kondisi pandemi, kami tidak dapat berkunjung ke Indonesia. Jadi, kami berusaha menghadirkan Indonesia dengan membawa para mahasiswa ke KBRI Tokyo. Mereka bisa merasakan suasana Indonesia dengan melihat dan belajar langsung tari Jaipong dan degung Jawa Barat. Para mahasiswa juga antusias bisa diskusi langsung dengan Bapak Duta Besar. Terima kasih kepada KBRI Tokyo,” ujar Profesor Yo Nonaka.

Kegiatan yang dilakukan secara daring dan luring ini bertujuan mempromosikan seni, budaya, dan pariwisata Indonesia kepada masyarakat Jepang, khususnya mahasiswa dari Universitas Keio.

Kegiatan itu juga menjadi wadah bagi para pembelajar Bahasa Indonesia di Universitas Keio untuk dapat mempraktikkan dan memperkaya kemampuan Bahasa Indonesia.

Mahasiswa dan pengajar dari Universitas Keio yang hadir secara luring tampak antusias saat melihat tari Jaipong dan kesenian degung Sunda.

Peserta yang hadir langsung juga berkesempatan mengikuti kursus singkat memainkan degung dan menari Jaipong.

Selain itu, para peserta yang hadir bisa mencicipi beragam jajanan khas Jawa Barat seperti gehu dan pisang molen sebagai “omiyage” (oleh-oleh) untuk dibawa pulang.

Berita Terkait :  Pakar UGM Sebut Alih Fungsi Lahan Penyebab Banjir Bandang Menerjang Kota Batu Malang