Lestarikan Makam Keramat Sambi, Disporyata Depok Surati UIII

-

Berita Baru, Depok – Setelah beredar kabar situs Makam Keramat Sambi akan digusur akibat proyek pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) beberapa waktu silam, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Disporyata langsung menyurati pihak UIII untuk meminta dispensasi agar Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) melakukan kajian.

“Kita sudah menyurati pihak UIII yang intinya meminta agar situs Makam Keramat Sambi dapat dilakukan kajian oleh TACB,” kata Kepala Seksi (Kasie) Budaya, Disporyata Kota Depok, Ahmad Fadila.

Menurut Ahmad, situs Makam Keramat Sambi telah masuk dalam daftar calon Cagar Budaya yang akan dilakukan pengkajian dari TACB.

“Nah, Keramat Sambi ini sih udah kita masukin didalam daftar,” ungkap Ahmad, Kamis (9/11).

Ahmad menjelaskan, dirinya sudah sempat menyampaikan aspirasi Padepokan Satria Muda Betawi (SMB) tersebut kepada Kementerian Agama (Kemenag) RI saat rapat revitalisasi Rumah Cimanggis yang terletak di Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok.

“Udah sih tapi belum formal banget, tapi pernah kami sampaikan pada saat rapat revitalisasi Rumah Cimanggis,” bebernya.

Meski demikian, Ahmad menerangkan, kajian untuk situs Makam Keramat Sambi belum tentu dapat dilakukan Tahun 2021. Hal itu karena banyaknya situs yang telah masuk dalam daftar kajian TACB.

“Memang secara ilmiah harus bisa dibuktikan kalo itu memang peninggalan dari Prabu Siliwangi. Nanti di situ kan ada arkeolog yang akan mengukur kira-kira ini umurnya sudah berapa tahun. Mereka yang dapat mendeskripsikan benda tersebut,” paparnya.

Untuk diketahui, situs Makam Keramat Sambi terdapat 3 Makam bersejarah. Satu diantaranya mengistirahatkan Muhamad Yusuf atau lebih dikenal Kumpi Siun. Ia merupakan penyebar agama Islam di Kota Depok dan diyakini sebagai keturunan ke delapan Prabu Siliwangi.

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

Facebook Comments