Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Ledakan Protes Belarusia, Demonstran Kepung Kediaman Alexander Lukashenko

Ledakan Protes Belarusia, Demonstran Kepung Kediaman Alexander Lukashenko

Berita Baru, Internasional – Protes besar-besaran terhadap rezim Alexander Lukashenko terjadi di seluruh Belarusia, dengan para demonstran mengepung kediaman Presiden di ibu kota Minsk selama empat pekan berturut-turut.

Seperti dilansir dari The Guardian, Senin (7/9), lebih dari 100.000 pemrotes memblokade Jalan Kemerdekaan Minsk dan menyerukan penggulingan terhadap Lukashenko, Presiden Belarusia. Aksi serupa juga terjadi di kota-kota lain, termasuk Brest, Vitebsk dan Grodno.

Polisi anti huru hara menutup pusat Minsk dengan penghalang dan mengerahkan personel lapis baja. Beberapa demonstran ditangkap dan dipukuli petugas yang mengenakan balaclavas kemudian menyeret mereka ke dalam van. Sementara satu dilaporkan diangkut menggunakan ambulans.

Protes telah berlangsung selama hampir sebulan, sejak pemilihan presiden pada 9 Agustus yang diduga terjadi kecurangn, sementara ini belum ada tanda-tanda protes akan mereda.

“Mayoritas tidak percaya pada mereka yang berkuasa. Mereka menolak hasil pemilu. Banyak orang mengira protes akan berhenti di minggu pertama. Mereka tidak melakukannya,” kata Barys Goretsky, dari asosiasi jurnalisme Belarusia. Dia menambahkan: “Kami optimis. Kami akan terus maju.”

Goretksy mengatakan, protes-protes kecil terjadi setiap hari dengan penduduk berkumpul di halaman dan gedung blok apartemen untuk mengungkapkan kemarahan mereka pada Lukashenko, yang telah memerintah selama 26 tahun.

Dia mengatakan bahwa rezim masih menargetkan wartawan, dengan penangkapan terhadao tiga orang pada hari Sabtu. Salah satunya masih di penjara, katanya.

Masa aksi yang menghadiri March of Unity pada hari Minggu mengibarkan bendera merah putih, simbol oposisi terhadap Lukashenko. Mereka meneriakkan, “Lukashenko – ke mobil polisi”, “Lukashenko – ke toilet penjara”, “Pengadilan!” dan “Ini adalah kota kami”.