Ledakan di Kompleks Pabrik Drone Iran, 9 Orang Terluka

-

Berita Baru, Internasional – Setidaknya 9 orang terluka dalam ledakan di kompleks pabrik drone Iran pada Rabu (26/5).

Seperti dilansir dari Jerusalem Post,  Perusahaan Industri Manufaktur Pesawat Iran (HESA) berlokasi di Shahin Shahr.

Pabrik tersebut mengalami ledakan pada Minggu dini hari dan melukai sedikitnya sembilan pekerja, tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden tersebut.

Awalnya, ledakan diduga terjadi di sebuah pabrik yang membuat bahan-bahan kimia yang mudah meledak, yang juga berlokasi di kota Shahin Shahr di Provinsi Isfahan Iran

Sepahan Nargostar memproduksi berbagai jenis kembang api dan bubuk mesiu, serta nitrat, natrium, kalium, strontium, kalsium, tembaga, dan barium, kata laporan itu.

Berita Terkait :  Lembaga MWCNU dan BMT NU Serahkan Bantuan untuk Rumah Tidak Layak Huni

Ledakan itu terjadi Minggu, sekitar pukul 3.36 pagi waktu setempat, IRNA (Kantor Berita Republik Islam), kantor berita resmi yang dikendalikan pemerintah, melaporkan.

Berita Terkait :  Teten Masduki Apresiasi Shopee Indonesia Tutup 13 Jenis Produk Asing

Tidak ada konfirmasi independen tentang penyebab ledakan pabrik tersebut hingga saat ini. Pemerintah Iran juga belum memberikan informasi tentang penyebab insiden itu.

Ledakan itu terjadi setelah penembakan pesawat tak berawak oleh Israel di dekat perbatasan Yordania pekan lalu.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan itu adalah pesawat tak berawak Iran yang dikirim dari Irak atau Suriah.

Lokasi pabrik sekitar 95 km dari kompleks nuklir Natanz, tempat ledakan yang dilaporkan merusak ribuan sentrifugal bulan lalu.

Berita ledakan itu datang hanya beberapa hari setelah para pejabat Iran melaporkan perkembangan besar dalam negosiasi untuk memperbarui kesepakatan nuklir Iran.

Berita Terkait :  Aprindo Fasilitasi Vaksinasi Covid-19 untuk 150.000 Pekerja Ritel dan Pekerja UMKM

Kamis lalu, Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan semua pihak dalam pembicaraan telah setuju untuk mencabut “semua sanksi utama” terhadap minyak Iran, petrokimia, pengiriman, asuransi dan bank sentral.

“Kami telah mengambil langkah utama dan membahas detailnya,” katanya seperti diwartakan media semi-resmi Iran Fars News Agency.

Berita Terkait :  Sirine Berbunyi, Setelah Rudal Milik Suriah Meluncur di Kawasan Udara Israel

“Kesepakatan utama telah tercapai … Ada masalah yang sedang kita diskusikan untuk mencapai kesepakatan akhir.” jelas Rouhani.

Tahun lalu, serangkaian ledakan dan kebakaran menghantam lokasi industri di seluruh Iran, termasuk sejumlah pabrik petrokimia.

Pejabat Iran menyebut sebagian besar kasus sebagai insiden atau kecelakaan, meskipun beberapa laporan mengklaim bahwa ada beberapa di antaranya karena sabotase.

Sejumlah ledakan tahun lalu dilaporkan terjadi di dekat fasilitas nuklir, termasuk kompleks nuklir Natanz dan pabrik tidak jauh dari gudang tempat arsip nuklir Iran ditemukan oleh Israel.

Berita Terkait :  Ledakan di Iran, Satu Orang Tewas dan Tiga Lainnya Luka-luka

Dalam satu insiden di dekat Teheran, pejabat Iran mengatakan ledakan terjadi karena tangki bensin di Parchin. Laporan selanjutnya menunjukkan bahwa ledakan itu sebenarnya terjadi di fasilitas rudal balistik di Khojir.

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

Facebook Comments