LED Ultraviolet dapat Membunuh Virus Covid-19 dalam Waktu 30 Detik

-

Berita Baru , Israel – Ilmuwan berpendapat Lampu LED yang memancarkan sinar ultraviolet dapat membunuh virus covid-19. Teknologi ini dapat dimasukkan ke dalam sistem pendingin udara (AC) untuk lebih efektif dalam mensterilkan ruangan.

Dilansir dari Dailymail.co.uk , Sinar ultraviolet sebelumnya telah ditemukan dapat membunuh virus, termasuk yang menyebabkan Covid-19. Namun ini adalah studi pertama yang menunjukkan bahwa cahaya UV yang dipancarkan oleh lampu LED juga efektif.

Lampu LED membutuhkan energi yang sangat sedikit, dapat langsung terang dengan waktu yang singkat, dan sekarang menjadi hal yang standar untuk digunakan dibandingkan lampu berbasis filamen yang lebih tua.

Profesor Hadas Mamane dari Universitas Tel Aviv di Israel percaya bahwa lampu LED dapat menawarkan metode disinfeksi yang mudah, cepat dan murah.

Berita Terkait :  Alzheimer dapat Diidentifikasi Bertahun-tahun Melalui Darah

“ Seluruh dunia saat ini sedang mencari solusi efektif untuk mendisinfeksi virus corona, ” katanya, pada Selasa (15/12).

Berita Terkait :  Reddit Resmi Luncurkan Versi Clubhouse Mereka ‘Reddit Talk’

“ Masalahnya adalah untuk mendisinfeksi alat transportasi seperti bus, kereta api, hingga gedung olah raga, atau pesawat dengan penyemprotan kimiawi, Anda memerlukan tenaga fisik, dan agar penyemprotan efektif, Anda harus memberikan waktu kimiawi untuk dapat bereaksi dipermukaan.” Tambah peneliti.

“ Sistem desinfeksi berdasarkan bohlam LED, bagaimanapun, dapat dipasang di sistem ventilasi dan AC, misalnya, dan mensterilkan udara yang masuk dan kemudian udara dipancarkan ke dalam ruangan.”

“ Kami menemukan bahwa membunuh virus corona cukup mudah menggunakan lampu LED yang memancarkan sinar ultraviolet.” Tambah peneliti.

Berita Terkait :  Ini Manfaat Menggunakan Lagu Favorit Sebagai Alarm Pagi

“ Kami membunuh virus menggunakan bohlam LED yang lebih murah dan lebih banyak tersedia, yang mengonsumsi sedikit energi dan tidak mengandung merkuri seperti bohlam biasanya.”

Berita Terkait :  Perkiraan Nasa Jumlah Galaksi Hanya Miliaran Bukan Triliunan

“ Penelitian kami memiliki implikasi komersial dan sosial, mengingat kemungkinan menggunakan bohlam LED semacam itu di semua bidang kehidupan kita, dengan aman dan cepat.”

“ Para peneliti melihat seberapa efektif dua panjang gelombang cahaya dalam membunuh SARS-CoV-2m virus corona yang menyebabkan pandemi saat ini. “

Peneliti menemukan gelombang cahaya 265 nanometer (nm) adalah yang paling efektif dalam membunuh virus, tetapi bola lampu dengan panjang gelombang 285 nm, yang lebih mudah tersedia, hampir sama efisiennya.

Menurut penelitian tersebut, dalam waktu kurang dari 30 detik, cahaya 285 nm mampu menghancurkan 99,9 persen dari semua patogen virus.

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Berita Terkait :  Akademisi China: AS Tengah Menghadapi Kemerosotan Layaknya Kerajaan Inggris

TERBARU

Facebook Comments