Berita

 Network

 Partner

Kunjungi Tambak Millenial di Gresik, Edhy Prabowo: Ini Bisa Jadi Terobosan Sektor Perikanan

Kunjungi Tambak Millenial di Gresik, Edhy Prabowo: Ini Bisa Jadi Terobosan Sektor Perikanan

Berita Baru, Gresik – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP RI) Edhy Prabowo meninjau tambak millenial milik Rudy Wijaya Kusuma di Desa Pangkah Kulon, Kecamatan Ujung Pangkah, Gresik.

Menteri Edhy secara langsung meninjau tambak udang vannamei dengan konsep gantung (diatas lahan) atau bongkar pasang (knock down) berukuran Diameter 16 (D16) atau luas 200 meter persegi yang di bangun sejak November 2018 lalu.

“Tambak millenial ini bisa menjadi terobosan baru disektor perikanan, dan harus kita dorong dan akan terus kita lakukan uji agar menjadi model tambak yang tidak membuat orang gak takut lagi usaha di sektor tani tambak karena penyakit yang menyerang ikan atau bahkan besaran modalnya, tambak ini sangat hemat modal, dan kita bisa bantu melalui program di KKP,” ujar Edhy.

Berita Terkait :  Bupati Batang Galang Donasi 35.000 Masker Dari Para ASN

Selanjutnya, Edhy juga menyebut bahwa terobosan tambak millenial ini bisa jadi peluang usaha bagi para nelayan dan kaum millenial yang menginginkan usaha di sektor pertanian. Soal modal, KKP juga siap mensupport melalui program pegelolaan keuangan Badan Layanan Umum (BLU).

“Terobosan ini bisa jadi peluang usaha bagi nelayan, dimana biasanya nelayan melaut selama 6 bulan dan selebihnya menganggur, usaha ini bisa jadi sampingan, dan juga untuk para kaum millenial, karena tambak millenial ini adalah konsep tambak yang tidak seperti biasanya yang dulu-dulu, lebih fleksibel dan praktis,” tandasnya.

Dikatakan Edhy, saat ini permintaan ikan di luar negeri sekitar 13 juta sampai 15 juta ton. Sedangkan, Indonesia sendiri baru mampu mensuplai 860 ribu ton.

Berita Terkait :  Nakes di Gresik Dibekali Pelatihan Penanggulangan Penyakit TBC

“Saya katakan bahwa usaha ini sangat berpeluang tinggi, melihat permintaan pasar internasional juga masih sangat kurang, dan jika pemerintah daerah butuh bantuan jangan sugkan-sungkan, gak perlu bupatinya langsung yang mengajukan, cukup kepla dinas sudah bisa,” imbuhnya.

Untuk diketahui, Rudi Wijaya Kusuma membangun tambak millenial sejak November 2018. Pembangunan tahap awal sebanyak tiga kolam berdiameter 16 (D16) atau 200 meter persegi, dan sudah berhasil panen dengan tebar sekitar 75 ribu ekor mendapat hasil panen 1,3 ton udang atau produktivitas mencapai 21,7 ton/hektare.

Setelah sukses dua siklus panen, kemudian Rudy membangun tambak di tahap II pada Maret 2019 dengan diameter D31 sebanyak 2 kolam dan 1 tandon.

Berita Terkait :  Jalan Tol Lampung-Aceh Ditarget Selesai 2024

Berikutnya di tahap III pada Februari dengan menambah dua kolam D31 dan kolam D28 serta berncana menambah 3 kolam D7, D18, dan D20 masing-masing satu kolam.

Setelah meninjau tambak milenial, Menteri KKP RI Edhy Prabowo selanjutnya mengunjungi pabrik pengolahan ikan di PT Kelola Mina Laut di Kawasan Industri Gresik (KIG).