Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Norman Erikson Pasaribu
Norman Erikson Pasaribu, penulis buku “Happy Stories, Mostly” (Instagram @bukugpu)

Kumcer Karya Norman Erikson Pasaribu “Happy Stories, Mostly” Tembus The Booker Prize 2022

Berita Baru, Entertainment – Buku kumpulan cerita pendek (kumcer) karya penulis Norman Erikson Pasaribu berjudul “Happy Stories, Mostly” yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Tiffany Tsao berhasil masuk dalam daftar longlist International Booker Prize 2022.

Hal ini sebagaimana dikonfirmasi oleh Gramedia Pustaka Utama (GPU) selaku penerbit buku tersebut melalui akun media sosialnya. Buku tersebut awalnya terbit dalam bahasa Indonesia berjudul “Cerita-Cerita Bahagia, Hampir Seluruhnya.”

Norman Erikson Pasaribu International Booker Prize
Ucapan selamat atas prestasi terkini Norman Erikson Pasaribu dari penerbit bukunya, Gramedia Pustaka Utama (Instagram @bukugpu)

Prestasi ini tentu membanggakan, mengingat Man Booker International Prize merupakan ajang perhargaan yang cukup bergengsi. GPU menyebutnya ‘satu tingkat di bawah penghargaan Nobel sastra.

The International Booker Prize merilis daftar panjang calon penerima penghargaan tersebut pada Kamis (10/3) kemarin melalui situs resminya, thebookerprizes.com. Dalam longlist itu, ada sebanyak 13 karya fiksi yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dari 11 bahasa asalnya dan mencakup 12 negara di empat benua. Untuk pertama kalinya tahun ini, buku berbahasa asli Hindi masuk dalam daftar panjang tersebut.

Selain karya Norman Erikson Pasaribu/Tiffany Tsao, buku lain yang masuk dalam daftar itu beserta nama penulis dan penerjemahnya adalah, “Paradais” (Fernanda Melchor/Sophie Hughes), “Heaven” (Mieko Kawakami/Samuel Bett/David Boyd), “Love in the Big City” (Sang Young Park/Anton Hur), “Elena Knows” (Claudia Piñeiro/Frances Riddle), “The Book of Mother” (Violaine Huisman/Leslie Camhi), dan “More than I Love My Life” (David Grossman/Jessica Cohen).

Norman Erikson Pasaribu International Booker Prize
Daftar longlist untuk International Booker Prize 2022 (Twitter @sastragpu)

Selain itu, termasuk pula buku “Phenotypes” (Paulo Scott/Daniel Hahn), “A New Name: Septology VI-VII” (Jon Fosse/Damion Searls), “After the Sun” (Jonas Eika/Sherilyn Hellberg), “Tomb of Sand” (Geetanjali Shree/Daisy Rockwell), “The Books of Jacob” (Olga Tokarczuk/Jennifer Croft), serta “Cursed Bunny” (Bora Chung/Anton Hur).

Sinopsis Kumcer Norman Erikson Pasaribu

Norman Erikson Pasaribu merupakan penulis fiksi, puisi, dan nonfiksi asal Jakarta. Ia debut melalui buku kumpulan puisi berjudul “Sergius Mencari Bacchus” yang diterjemahkan oleh Tiffany Tsao ke dalam bahasa Inggris menjadi “Sergius Seeks Bacchus.” Buku ini telah memenangkan posisi pertama dalam Kompetisi Naskah Puisi Dewan Kesenian Jakarta 2015, serta terpilih dalam Penghargaan Sastra Khatulistiwa 2016 untuk Puisi.

Kumcer pertama Norman Erikson Pasaribu, “Hanya Kamu yang Tahu Berapa Lama Lagi Aku Harus Menunggu” juga termasuk dalam nominasi Penghargaan Sastra Khatulistiwa tahun 2014 kategori Prosa.

Sementara itu, “Happy Stories, Mostly” merupakan 12 belas cerita yang menyenangkan tanpa menanggalkan substansi. Memuat kekelaman, budaya yang dekat, dan Norman Erikson Pasaribu mengajak pembaca merasakan rasanya nyaris bahagia.

Buku tersebut berhasil masuk dalam longlist International Booker Prize 2022. Nantinya, tim juri akan merilis daftar pendek atau shortlist berisi enam buku terpilih pada 7 April mendatang, sedangkan para pemenang akan diumumkan pada 26 Mei 2022.

Adapun keempat juri pada ajang ini adalah penerjemah sastra Irlandia Frank Wynne, Associate Professor Sastra Inggris di Universitas Oxford Merve Emre, pengacara dan penulis asal Zimbabwe Petina Gappah, penulis dan stand-up comedian Viv Groskop, serta penulis dan penerjemah asal Singapura Jeremy Tiang.