KSPI Minta THR Tahun Ini 100% dan Tidak Dicicil

Presiden KSPI Said Iqbal (Foto: Ist)

Berita Baru, Jakarta – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal memberikan tanggapan terkait adanya kemungkinan Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini bakal bisa dicicil seperti tahun lalu.

Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, KSPI dan buruh berharap pembayaran THR harus 100 persen dan tidak dicicil karena pemerintah sudah bilang ekonomi mulai membaik. 

“Bila THR dibayar mencicil atau tidak 100 persen maka daya beli buruh makin terpukul di tengah pandemi corona ini akibat dirumahkan dan dibayar upah ala kadar,” kata Said Iqbal dalam keterangan tertulis, Rabu (17/3/2021). 

Apalagi, lanjut said, bantuan subsidi upah sudah di stop oleh pemerintah. Akibatnya, konsumsi juga akan semakin menurun dan dihantam lagi dengan kenaikan harga barang kebutuhan pokok jelang puasa dan lebaran.

Untuk itu, kata Said Iqbal, harus ada keseimbangan dan rasa keadilan antara kepentingan buruh dan pengusaha. Pengusaha sudah dapat stimulus ekonomi dan keringanan pajak dari pemerintah, maka secara bersamaan THR dan upah buruh harus dibayar penuh.

“Tidak dicicil agar konsumsi makin meningkat sehingga pertumbuhan ekonomi juga meningkat,” ujar Said Iqbal.

Said Iqbal mengatakan, kondisi ini diperparah dengan adanya ancaman PHK besar-besaran sedang terjadi akibat berlakunya omnibus law UU Cipta Kerja yang memudahkan buruh di PHK dengan pesangon yang kecil.

“Sebaiknya Menaker memperhatikan juga kepentingan buruh, tidak hanya pengusaha saja, termasuk pemberian THR ini,” tegas Said Iqbal.

Oleh sebab itu, jika permintaan ini tidak digubris oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, KSPI dan buruh Indonesia mempertimbangkan untuk melakukan aksi unjuk rasa.

Facebook Comments
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini